Adi Triasmara

Adi Triasmara

Trainer Bahasa Inggris

Adi Triasmara kerap memberikan pelatihan bahasa Inggris untuk pelajar serta mahasiswa. BEM Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Mercu Buana Jakarta dan FSI - FISIP Universitas Indonesia pernah memakai jasanya.

Trainer Public Speaking

Adi Triasmara juga merupakan trainer public speaking yang fokus dalam teknik desain slide presentasi yang memukau. Ia juga merupakan salah satu kontributor utama dalam portal pembelajaran public speaking - www.TeknikPublicSpeaking.com.

Penulis Buku Pengembangan Diri

Bersama dengan 8 anggota Lingkar Trainer Muda Indonesia dan penulis buku best-seller "Studentpreneur Guidebook" - Arry Rahmawan, Adi Triasmara menuliskan sebuah buku pengembangan diri "Sekeping Cinta".

Anggota Lingkar Trainer Muda Indonesia

Adi Triasmara merupakan anggota aktif dari komunitas trainer muda terbesar di Indonesia: LTMI (Lingkar Trainer Muda Indonesia). LTMI juga merupakan bagian dari CerdasMulia Institute - cerdasmulia.net.

Guru Bahasa Inggris Professional

Selain aktif menulis dan memberikan pelatihan bahasa Inggris dan public speaking, Adi Triasmara juga merupakan seorang guru bahasa Inggris professional di salah satu sekolah swasta di Bintaro, Tangerang Selatan.

Tuesday, March 20, 2018

Yuk Cari Tahu 3 Manfaat Belajar Public Speaking yang Penting Untukmu!



Motivator Muda Indonesia | Workshop Public Speaking di Jakarta | "If you want to be a leader, you had better be able to communicate." (Paul A. Argenti)

Pernah nggak sih kamu kepikiran, "Kenapa ya sejak zaman sekolah hingga perguruan tinggi, kita dilatih dan diminta untuk berani bicara di depan publik dan melakukan presentasi?"

Lalu kamu mungkin bertanya-tanya, "Mmm.. Apa sih sebenarnya manfaat public speaking?", "Kenapa sih saya harus belajar public speaking?", atau "Apa iya saya perlu mempelajari public speaking?". Jika kamu memiliki pertanyaan-pertanyaan itu, maka kamu sedang membaca artikel yang tepat!

Di artikel ini kamu akan tahu 3 Manfaat Belajar public Speaking yang paling utama!

Tapi sebelum membahas secara khusus tentang manfaat belajar public speaking, saya ingin memaparkan satu hal yang mendasar: Pada hakikatnya, semua orang harus bicara di depan publik. 

Kenapa saya bilang seperti itu?

Karena semua orang ingin menjadi orang yang sukses! Dan setiap orang yang sukses, pasti - mau nggak mau - HARUS, WAJIB, MUSTI bicara di depan publik. Coba perhatikan, orang-orang sukses seperti Steve Jobs, Nelson Mandela, Ir. Soekarno, Oprah Winfrey, Bill Gates, Cristiano Ronaldo, Chairul Tanjung pasti pernah bicara di depan banyak orang. 

Mereka adalah sosok panutan yang inspiratif bagi banyak orang. Alhasil, banyak orang yang mau belajar dari mereka. Banyak orang yang meminta mereka membagikan kisah hidupnya, membagikan pengalaman, sekaligus tips-tips meraih kesuksesan. Maka, sekali lagi, mau nggak mau mereka harus berbicara di depan umum. 

"Apakah harus sukses dulu baru bicara di depan publik?"

Tidak. Sebaliknya. Kamu harus belajar public speaking dari sekarang agar kamu bisa menjadi orang yang jauh lebih hebat, jauh lebih sukses. Penjelasan ini akan saya bahas di poin pertama tentang 3 Manfaat Belajar Public Speaking yang utama:


1. MENAIKKAN KUALITAS DIRI

Dalam buku LESSON FROM THE TOP, Thomas J. Neff dan James M. Citrin, menuliskan satu pembelajaran yang sangat menarik. Mereka mewawancarai 50 orang paling sukses di Amerika. Beberapa diantaranya adalah Bill Gates (Microsoft), Howard Schultz (Strabucks), Ralph Larsen (Johnson & Johnson), dan Jack Welch (General Electric).

Neff dan Citrin menanyakan rahasia kesuksesan ke-50 tokoh tersebut. Dari hasil wawancara, ditemukan satu benang merah yang sangat jelas. Secara umum, ke-50 orang paling sukses di Amerika itu sepakat kalau SOFT SKILLS, seperti misalnya inovasi, daya pikir kritis, semangat, manajemen diri, dll., adalah KUNCI KESUKSESAN mereka. Kemampuan komunikasi yang baik adalah satu diantaranya. 

Bahkan, dalam "10 Common Traits of the Best Business Leaders" yang dirangkum di buku "Lesson from the Top", GREAT COMMUNICATION SKILLS ada di urutan ke-3 sebagai faktor paling penting, setelah Passion dan Intelligence di urutan ke-1 dan ke-2. 

Jadi, kalau kamu ingin menjadi orang yang sukses, pelajarilah ilmu public speaking dari sekarang!


2.  MENGUBAH ORANG. 

Steve Jobs, Nelson Mandela, Barrack Obama, dan Bung Tomo. Apa kesamaan dari keempat orang yang baru saja saya sebutkan? Terkenal? Pasti. Berjasa? Iya. Tentu selain kedua hal itu, satu persamaan lainnya adalah mereka memiliki kemampuan Public Speaking di atas rata-rata, yang mampu mengubah, yang mampu menggugah, dan menggerakkan orang. 

Dengan kemampuan preentasinya yang baik, Steve Jobs membuat orang berbondong-bondong antri produk keluaran Apple terbaru. Nelson Mandela dan Barrack Obama adalah sosok pemimpin negara yang sangat berpengaruh. 

Bung Tomo, seperti yang kita tahu, menggelorakan semangat rakyat Surabaya pada tanggal 10 November 1945 dalam peperangan yang tercatat sebagai salah satu momen penting di Indonesia. 

Dengan kemampuan public speaking, kita bisa mengubah orang, membawa kebaikan ke banyak orang. 


3. MEMBANGUN JARINGAN PERTEMANAN

Saya yakin kamu sadar akan pentingnya NETWORK dalam proses menuju kesuksesan. Kita nggak akan bisa menuju puncak kesuksesan sendirian. Kita membutuhkan dukungan dan bantuan orang lain. 

Banyak orang hadir ke seminar, workshop, gathering, dan acara-acara publik lainnya untuk membangun network yang mereka miliki. Mempunyai kemampuan public speaking yang baik membuat kita mampu membangun network dengan lebih efektif. Kita akan lebih mudah dikenal oleh orang lain. 

Kalau kemampuan public speaking-mu baik, akan banyak orang yang mengenalmu. Dan seperti pepatah lama tentang kesuksesan dan networking: "Bukan tentang siapa yang kamu kenal, tetapi siapa yang mengenalmu."

* * * 

Itulah 3 Manfaat Belajar Public Speaking utama yang penting untuk kamu ketahui. Kalau kamu mau belajar Public Speaking dengan lebih jauh lagi, belajarlah dari ahlinya dengan membaca artikel "Ingin Jadi Pembicara Publik yang Sukses? Simak 5 Nasihat Juara Dunia Toastmasters Ini!"

Wednesday, March 14, 2018

"Yuk Pilih Pandji di 2019!" Ternyata Ini yang Dimaksud GR8 MARKETING di Buku Indipreneur!



Rabu, 13 Maret 2018 | PILIH PANDJI DI 2019! | Pandji Pragiwaksono akhirnya beri kepastian kemana dan bersama siapa ia akan maju di 2019! 

"Sudah kuduga...!", "Oh, ternyata ini ya!", "Niat banget, asli!", "The best marketing strategy", "Keren bang cara lu!" adalah beberapa respon warganet a.k.a netizen di platform media sosial twitter dan Instagram milik Mr. World Tour, Pandji Pragiwaksono.

Apa yang mereka tanggapi? 

Tentu saja tentang pengumuman di website pilihpandji.com tentang Stand Up Comedy World-Tour Pandji yang bertajuk #PRAGIWAKSONO. Kenapa pengumuman ini memicu reaksi beragam? Reaksi yang (mungkin saja) membuat begitu banyak orang, termasuk saya, kesal-kesal gemas pada Pandji.

Jawabannya adalah karena selama beberapa waktu belakangan,Pandji memunculkan sebuah trigger yang GOKS! Memunculkan #trigger yang membuat banyak orang memiliki #asumsi nya masing-masing. Mulai dari penikmat karyanya (termasuk saya), orang-orang yang berselisih paham darinya, media nasional, hingga parpol dan juga politisinya.

Sederhananya, mungkin kamu sudah tahu, selama beberapa minggu terakhir ini Pandji gencar nge-post, nge-tweet, dan upload video ke YouTube yang seolah menunjukkan bahwa dia bakal terjun ke dunia politik dan menjadi bagian dari Pemilu 2019. 

Ada poster, ada jargon atau slogan #SalamPersatuan, ada handsign, ada baliho, ada website dengan sistem countdown, ada foto-fotonya saat bertemu beberapa tokoh partai, bahkan ada ajakan untuk bergabung menjadi RELAWAN PILIH PANDJI 2019! 




Memang Pandji nggak pernah bilang kalau doi bakal nyaleg. Tapi, apa yang dia unggah, apa yang dia katakan, apa yang dia lakukan (seperti 'menyapa warga' di CFD), secara nggak langsung menggiring opini publik bahwa Mr. World Tour akan segera maju ke ranah politik tanah air. 

Sebagai penikmat karyanya, jujur saya meyayangkan langkah itu. Kenapa? Karena saya akan saaaaangat merindukan karya-karyanya di dunia hiburan (StandUp Comedy) dan di dunia pendidikan (buku-bukunya). Walaupun pada akhirnya saya mencoba mengerti pilihannya dan mendukungnya karena saya yakin bahwa orang-orang yang cerdas dan baik perlu maju ke panggung politik. 




Anyway...

Hari yang ditunggu pun akhirnya tiba! Sesuai dengan countdown yang ada di website pilihpandji.com, pengumuman kemana dan bersama siapa Pandji "merapat" di 2019 akan diumumkan pada pukul 06.00 WIB. 

Dan pada hari ini, di jam 6 pagi, website pilihpandji.com sempat down karena (menurut saya pribadi) ada banyak orang yang sudah menunggu-nunggu, yang kepo, dan yang coba masuk ke websitenya dan mencari tahu "pilihan" Ayah Shira dan Dipo ini. 

Nggak kehabisan akal, saya langsung main ke twitter dan mencoba mencari tweet-tweet terbaru yang berkaitan dengan Pandji. Dan apa yang saya temukan? Tadaaaaa! 



"KENA DEH!" Mungkin ini yang diucapkan Pandji pagi tadi saat melihat tab mention di twitternya. 

Yes, lewat pilihpandji.com, doi mengumumkan bahwa ia memilih untuk kembali melakukan World-Tour untuk StandUp Comedy-nya! Jagat netizen pun ramai seketika, saudara-saudara! BOOM! Pandji sukses "ngerjain" banyak orang. 

Bagi saya, meskipun saya merasa sedikit kesal karena jadi "korban" #KenaDeh nya Pandji, tapi saya merasa bahagia! Akhirnya saya bisa kembali menyaksikan pertunjukan komedia kelas dunia ala Mr. World Tour karena sebelumnya saya juga menjadi satu dari 3500 orang yang menyaksikan #JuruBicara Stand Up Comedy World Tour di Jakarta

Nggak cuma sukses "ngerjain" orang, tapi menurut saya, Pandji sukses membuat konsep MARKETING GENDENG untuk tur nya itu! 

"Hanya" bermodalkan media sosial, ia sukses membuat begitu banyak orang AWARE bahwa ia akan kembali melaksanakan World-Tour. What an out-of-the-box, brilliant, and courageous strategy! It's amazing!

Sadar kalau ini adalah strategi marketing yang luar biasa, saya coba kembali membuka buku #Indipreneur yang ditulis Pandji dan secara khusus membuka Chapter GR8 STRATEGY. Saya kutip satu bagian di halaman 122 yang menjadi kunci penting: 

"Itulah mengapa semboyan promosi produk itu sepertinya sama: SEBANYAK-BANYAKNYA, SECEPAT-CEPATNYA."

Saya coba (sok-sokan) menganalisa. 

Pandji sengaja membuat konten-konten yang memancing asumsi banyak orang, yang bagi sebagian orang rancu, yang membuat Pandji "hangat" dalam perbincangan. Semakin hangat, semakin banyak orang yang mencari tahu. 

Website pilihpandji.com juga sepertinya dengan sengaja dedesain dengan sebuah countdown agar ia bisa mengumpulkan masa yang banyak tadi pada satu waktu yang sama. 

Dengan dua hal ini, ia memberikan CONTOH SUPER REAL dari apa yang ia tulis di buku #Indiepreneur-nya. Ia "mengumpulkan" sebanyak-banyaknya orang dan menyebar informasi world-tour nya dengan secepat-cepatnya dalam satu waktu yang sama. GOKS! 




Masih di buku dan chapter yang sama, #Indiepreneur - GR8 MARKETING (tepatnya di halaman 127), Pandji juga menekankan kalau untuk menarik perhatian, memancing antusiasme dan menimbulkan hasrat untuk membeli karya kita, kita harus memanfaatkan JEJARING SOSIAL untuk berpromosi. 

Ada dua alasan yang mendasari hal itu: Pertama, karena jejaring sosial adalah media gratis yang bisa digunakan untuk menerbitkan apapun demi kepentingan kita dan kedua, karena kita bisa membangun keintiman dengan penikmat karya kita. 

Again, lewat promo #PRAGIWAKSONO StandUp Comedy World-Tour ini, Pandji memberikan CONTOH SUPER REAL dari apa yang ia tulis. 

Wah, kalau mau diulas lebih jauh lagi sih kayaknya semua yang doi lakukan untuk promo ini memang jadi contoh yang sangat nyata tentang semua hal yang ia tulis di #Indipreneur. Saran saya, beli aja deh bukunya! Bukan promosi, tapi rekomendasi. 

So, to sum everything up, saya berbahagia atas pilihan bang Pandji dan salut atas strategi marketing dahsyat yang dia jalanin! Nampaknya ini bisa dijadikan pembelajaran yang sangat berharga buat banyak orang terutama yang bergerak di dunia entrepreneurship. 

Tahun 2018 memang baru sampai di bulan Maret, tapi saya tahu bahwa ada satu tanggal di tahun 2019 yang akan saya tandai mulai dari sekarang: 26 JANUARI 2019 - #PRAGIWAKSONO World-Tour Jakarta.




Sunday, March 11, 2018

Ingin Jadi Pembicara Publik yang Sukses? Simak 5 Nasihat Juara Dunia Toastmasters Ini!

Tips-Public-Speaking-Nasihat-Juara-Dunia-Toastmasters

Motivator Muda Indonesia | Workshop Public Speaking di Jakarta"Jika ingin menjadi orang yang ahli pada satu bidang, maka belajarlah dari orang-orang terbaik di bidang tersebut karena kesuksesan mereka meninggalkan JEJAK." 

Saya yakin kamu pasti setuju dengan pernyataan itu, betul? Jika ingin menjadi ahli di bidang memasak, ya belajarlah dari para chef terhebat di dunia. Jika kamu ingin ahli di bidang marketing, ya belajarlah dari world-best marketers. 

Lalu bagaimana jika kamu ingin ahli dalam dunia Public Speaking? Mudah saja: Belajarlah dari orang-orang yang keahlian public speaking-nya sudah diakui masyarakat luas. 

Di artikel ini, saya akan membagikan tips sekaligus nasihat juara dunia Toastamasters bagi kita yang ingin sukses di dunia Public Speaking. Asyik banget, 'kan? Pastinya dong! 

Tapi sebelumnya, izinkan saya menggarisbawahi satu hal tentang Public Speaking yang wajib kita sepakati. Hal itu adalah: 

Public Speaking merupakan sebuah SENI yang BISA DIPELAJARI. Setujui hal ini karena memang this is very fundamental. Layaknya bermain gitar, naik sepeda, memasak, melukis, atau menulis cerita fiksi, PUBLIC SPEAKING terdiri dari beberapa teknik kunci yang sangat amat bisa dipelajari. 

Jadi, kalaupun saat ini kamu merasa bahwa kemampuan public speaking masih pas-pasan bahkan cenderung buruk, tenang saja! Kamu membaca artikel yang tepat karena disini kamu bisa mulai belajar memperbaiki diri. 



Jujur, dulu, saya juga orang yang selalu merinding disko ketakutan saat harus berbicara di depan publik. Kamu pasti tahu dong ya rasanya gimana kalo harus ngomong di depan umum? Hehehe..

Tapi Alhamdulillah, setelah saya belajar secara mandiri dan berguru pada orang-orang yang ahli di bidang public speaking seperti salah satunya adalah Mr. Ongky Hojanto, pakar public speaking versi Koran Kontan dan penulis buku Public Speaking Mastery, kemampuan public speaking saya meningkat drastis. 

Bahkan, selama beberapa tahun terakhir ini saya malah sangat akrab dengan dunia seminar dan training pelatihan di beberapa kota. 

By the way... kita kembali ke topik ya! 

So, inilah nasihat juara dunia ToastmastersDananjaya HETTIARACHCHI(2014), Mohammed QAHTANI (2015), Darren TAY (2016), dan Manoj VASUDEVAN (2017), buat kamu yang ingin sukses di dunia Public Speaking:


1. Tentukan Pesan Utama yang Mau Kamu Sampaikan



Sebelum membuat materi presentasi dan akhirnya tampil dihadapan publik, tentukanlah terlebih dahulu PESAN UTAMA apa yang ingin kamu sampaikan. Hettiarachchi mengatakan kalau kesalahan yang umum dilakukan oleh pembicara publik adalah mereka fokus pada TEMA, bukan pada PESAN.

Contohnya, saat membawakan materinya yang berjudul 'The Power of Words', Qahtani fokus pada pesan utamanya: Kata-kata memiliki kekuatan yang besar dalam hidup. Bahwa kata-kata bisa menjatuhkan kehidupan seseorang atau sebaliknya, justru bisa membawanya ke kehidupan baru yang lebih baik. 

So, sebelum menentukan hal-hal teknis lain seperti pengembangan materi atau delivery, tentukan dulu pesan utama yang ingin kamu sampaikan. Maka setelahnya, seperti kata Tay, akan lebih mudah. 


2. Gunakan Conversational Language


"Dalam setiap kelas, bahkan dengan jumlah audiens yang sangat banyak, saya secara acak memilih orang-orang yang mendengarkan saya. Saya menatapnya dan bercakap dengannya," kata Vasudevan.

Betul bahwa kadang seorang pembicara publik harus sedikit menggunakan unsur teatrikal saat membawakan materinya. Tapi, ada satu kunci yang nggak boleh hilang: GENUINE CONNECTION. Bagaimana cara menghasilkan koneksi yang genuine itu? Tentu dengan berbicara, memilih bahasa conversational dimana seolah kita sedang berbicara dengan seseorang yang duduk satu meja dengan kita. 

Hettiarachchi menambahkan, "A speech should be CONVERSATIONAL, not theatrical."

3. Libatkan Unsur Dinamika Emosi saat Berbicara



Mungkin kamu pernah menghadiri seminar atau kelas yang dibawakan dengan ringan dan penuh tawa sepanjang sesinya. Tapi saat sesi itu selesai, kamu nggak mendapatkan esensi apa-apa dari kelas tersebut. 

Atau bisa jadi, kamu hadir di sebuah kelas yang secara esensi, banyak yang bisa kamu dapatkan. Namun kamu merasa lelah karena materi kelasnya dibawakan dengan kaku dan membosankan. 

Memberikan DINAMIKA EMOSI audiens sangat penting dalam sebuah sesi Public Speaking. Qahtani membuka sesinya dengan sebuah set yang ditujukan untuk membuat audiens tertawa. Apa tujuannya? Tentu untuk menghadirkan suasana yang lebih rileks. 

BACA JUGA: 
"Wajib Tahu! Ini Dia Manfaat Humor dalam Presentasi"

Dalam hal ini, Hettiarachchi memberikan analogi yang menarik. Ia menyampaikan bahwa apa yang kita sampaikan harus memiliki dinamika seperti roller-coaster. Ada naik, ada turun, ada belok, ada memutar. Sederhananya, dalam setiap sesi yang kita bawakan, emosi audiens sebaiknya beragam. Ada momen dimana mereka tertawa, menyimak penjelasan kita, berinteraksi dengan audiens yang lain, dan lain sebagainya.  


4. Perkuat Pesan dengan Bahasa Tubuh yang Mengalir


Keempat juara Toastmasters yang kita jadikan referensi di artikel ini sepakat bahwa bahasa tubuh a.k.a. Body Language adalah satu hal yang banyak menjadi masalah bagi pemula. Kenapa? Karena para pemula itu memikirkannya secara berlebihan! 

Betul bahwa penggunaan bahasa tubuh itu penting. Bahkan, saat penting. Ada dasar-dasar bahasa tubuh yang wajib diketahui oleh setiap pembicara publik. Kalau kata Merry Riana, ini disebut FULL-BODY COMMUNICATION

Tapi, jangan terlalu kaku. Saat tampil, biarkan bahasa tubuh mengalir secara natural. Bagaimana caranya? Yaitu dengan benar-benar menghayati apa yang kita sampaikan. "Bahasa tubuhmu akan mengikuti suara yang kamu keluarkan," kata Vasudevan.

Bahasan tentang ini juga menjadi topik yang saya bawakan di TIME TO SPEAK - Workshop Public Speaking buat pemuda di Jakarta awal bulan Mei 2018 nanti. Menarik!


5. Jangan Pernah Lupakan CALL TO ACTION



Setiap presentasi tentu memiliki objectives atau tujuan yang berbeda-beda. Ada yang ditujukan untuk memberikan informasi, menanamkan pengetahuan, menjual produk atau jasa, menginspirasi, dan lain sebagainya. 

Namun, ada satu hal yang disarankan oleh keempat juara Toastmaster di atas: Tinggalkan Audiens dengan CALL TO ACTION.

Apa itu Call to Action? 

Seperti namanya, call to action adalah sebuah ajakan yang kita sampaikan sebagai public speaker kepada audiens untuk BERTINDAK. Tindakan ini tentu disesuaikan dengan tujuan presentasi kita. Apakah bertindak untuk segera menerapkan ilmu pengetahuan yang baru saja kita sampaikan, bertindak untuk membeli produk atau jasa yang kita tawarkan, bertindak untuk hidup dengan lebih baik lagi, atau apapun itu. 

* * * 

So, itulah 5 Nasihat Juara Dunia Toastmasters buat kamu yang mau jadi pembicara publik yang kece! Semoga artikel ini bermanfaat ya. Simak terus blog ini atau follow Instagram saya @aditriasmara buat dapetin info-info menarik lainnya seputar public speaking. 

Silahkan SHARE artikel ini jika bermanfaat!

Oiya, saya hampir lupa!

Buat kamu pemuda usia 17-26 tahun yang masih suka takut buat bicara di depan publik dan mau tahu sekaligus BISA untuk TAMPIL PERCAYA DIRI, BERDAMPAK, dan ORIGINAL di depan publik, JOIN Workshop TIME TO SPEAK yuk! 

Ini dia informasinya: 


Workshop-Public-Speaking-di-Jakarta




























N.B: 
*) GARANSI 100% Uang Kembali jika tidak bermanfaat.
*) KUOTA KELAS TERBATAS. Saat tulisan ini diterbitkan, kuotanya hanya sisa untuk 7 orang lagi. Buran daftar ya, siapa cepat dia dapat! :)

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com