Adi Triasmara

Adi Triasmara

Sunday, March 5, 2017

Anies Baswedan Memang Pandai Berkata-Kata!


Soehanna Hall, The Energy Building SCBD - Sebuah catatan kecil dari bangku #Terminal1: Limitless Campus

Hari ini (05/03/2017), saya mendatangi sebuah event bertajuk #Terminal1 dari Limitless Campus yang digagas oleh Rene Suhardono, dkk. Menurut saya, acara ini sih GOKS banget! Nggak hanya jadi ajang deklarasi dan unjuk karya dari para Coachee, namun juga  acara ini menghadirkan 5 pembicara yang membius audiens, termasuk saya, dengan kata-katanya. I feel really grateful to have the opportunity to listen and to learn from them.


Secara sekilas, konsep penyampaian materi oleh ke-5 pembicara itu 11/12 a.k.a nggak jauh beda sama TEDx. Setiap pembicara memiliki "jatah" waktunya masing-masing untuk memberikan inspirasi melalui KATA-KATAnya.  Ya, kata-katanya.
Anyway, ngomongin tentang kata-kata, saya yakin, semua orang - saya, kamu, kalian, dan kita semuanya - tahu dan sadar bahwa kata-kata itu sangatlah powerful. Saking powerfulnya, kata-kata bisa membuat orang terinspirasi dan tergerak untuk bertindak melakukan sesuatu. Bahkan melalui kata-kata, seseorang bisa membawa perubahan yang siginifikan di dunia.

Tentu kita tahu bagaimana orasi Bung Tomo sukses menggelorakan jiwa arek-arek Suroboyo untuk melawan penjajah. Kita juga tahu bagaimana pidato "I Have a Dream" dari Martin Luther King yang memperjuangkan kesetaraan berhasil mendidik dan menginspirasi Amerika. Tentu pula kita tahu sosok bapak proklamator negeri kita tercinta Indonesia, Ir. Soekarno, yang dengan kata-katanya mencetus Pancasila sebagai dasar negara yang mempersatukan.

Sayangnya, saya memiliki sebuah keresahan yang mungkin juga kamu miliki. Akhir-akhir ini, KATA-KATA sering memiliki makna konotasi yang nggak terlalu baik. Well, mungkin karena Pilkada. Hehehe.. Ya, saya kira kamu tahu bahwa saya sedang bicara tentang Pak Anies Baswedan dan Pilkada Jakarta 2017.

Banyak pihak yang menilai bahwa Pak Anies *hanya* pandai berkata-kata. "Ah, Si Anies mah cuma bisa menyusun kata-kata doang. Biasa lah, dosen ..."


KATA-KATA yang keluar dari mulut Pak Anies Baswedan, bagi pihak yang berseberangan dengannya beserta pendukung orang-orang yang berseberangan dengannya itu, dianggap kosong tanpa makna. Kata-katanya, bagi orang-orang yang tadi saya sebutkan, seolah nggak penting. Kata-katanya, masih bagi orang-orang yang sama tadi, bukanlah hal yang bermakna apalagi jika dibandingkan dengan kata "KERJA".
Well, bagi kamu yang beranggapan bahwa Pak Anies itu pandai berkata-kata, maka saya ingin mengatakan bahwa saya mengamini hal itu. Saat ini saya manggut-manggut setuju dengan apa yang kamu katakan. You're true, dude!

Tapi ... Ada satu hal yang saya nggak setuju. Apa itu? Ya, penggunaan kata "HANYA" dalam kalimat "Pak Anies itu HANYA pandai berkata-kata."

Let me be clear, saudara-saudaraku yang kucintai ^.^

Sebagai seorang pemimpin, kata-kata adalah hal yang sangat penting. Sebagai seorang pemimpin, kata-kata adalah hal yang sangat penting. Sebagai seorang pemimpin, kata-kata adalah hal yang sangat penting. Tuh kan, saking pentingnya saya sampai ulang sebanyak tiga kali. Hehehe..

Saya yakin, pekerjaan apapun yang kamu jalani saat ini, kamu memiliki sosok pemimpin. Jika kamu karyawan misalnya, tentu kamu memiliki pemimpin yaitu bos di tempatmu bekerja. Jika kamu seorang pelajar, dosen atau guru - selain sebagai partner belajar, mereka juga berperan sebagai pemimpin. Bahkan pada dasarnya, setiap dari kita adalah seorang pemimpin. 

Bayangkan jika pemimpin-pemimpin itu nggak pandai menjaga kata-katanya. Bayangkan jika pemimpin-pemimpin itu seenaknya berbicara tanpa mempedulikan perasaan kita dan orang-orang di sekitar kita. Bayangkan jika pemimpin-pemimpin itu justru menurunkan derajat, harkat, dan martabat kita bukannya membangkitkan semangat dan motivasi yang ada di dalam diri kita. Bayangkan jika dengan kata-katanya, pemimpin-pemimpin itu malah menularkan energi negatif dengan keprihatinan dan rasa pesimisnya. Bayangkan jika dengan ketidakmampuannya menggunakan dan mengolah kata-kata dengan baik, pemimpin-pemimpin itu justru malah menimbulkan konflik, bukannya menghadirkan solusi. A leader is a dealer of HOPE! 

Bayangkan ...


Selain bisa berperan untuk menjaga hubungan antar sesama manusia, KATA-KATA juga berperan sebagai jembatan atau media dalam menyampaikan GAGASAN - satu hal penting lain yang harus dimiliki seorang pemimpin untuk menyelesaikan masalah yang ada. 

Bahkan, kalau kita lebih cermat lagi, seperti yang pernah disampaikan oleh Pak Anies Baswedan, KATA-KATA datang lebih dulu sebelum kita BEKERJA. Yang pertama muncul adalah gagasan. Ketika gagasan sudah muncul, maka tuangkanlah gagasan itu dalam bentuk kata-kata, baik itu lisan maupun tertulis. Setelah ada gagasan yang dikomunikasikan melalui kata-kata itulah, baru kita mulai kerja. Sehingga, saat kita kerja, kita nggak akan keja asal kerja. 

Kepandaian berkata-kata adalah satu hal yang sangat positif yang harus dimilki oleh seorang pemimpin. Kepandaian berkata-kata membuat pemimpin mampu mengkomunikasikan gagasannya dengan baik, menjaga hubungan dengan rekan dan tim kerjanya, serta menyelesaikan masalah dengan menghadirkan suasana yang sejuk dan damai. Kepandaian memilih diksi, menyusun narasi, serta mengolah kata penuh inspirasi, bagi saya, adalah salah skill komunikasi yang wajib dimiliki oleh pemimpin, bahkan oleh setiap orang yang ada di bumi ini.

Dalam teori komunikasi, KATA-KATA (yang masuk dalam bentuk komunikasi verbal) memang memiliki kontribusi yang lebih kecil (35%) jika dibandingkan dengan bentuk komunikasi non-verbal (65%) seperti bahasa tubuh, kontak mata, intonasi, nada bicara, dan lain sebagainya. Meski demikian, sungguh disayangkan jika kita meremehkan kata-kata.

Kata-kata bisa menggerakkan. Kata-kata bisa munculkan harapan. Kata-kata bisa menghadirkan perubahan.

Terima kasih telah mengajarkan saya untuk lebih bijak dan pandai dalam berkata-kata, Pak Anies :)

Ketika kata-kata bisa membawa suasanai damai, mengapa harus menggunakan kata-kata untuk membuat Indonesia tercerai-berai? ^^

0 komentar:

Post a Comment

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com