Adi Triasmara

Adi Triasmara

Trainer Bahasa Inggris

Adi Triasmara kerap memberikan pelatihan bahasa Inggris untuk pelajar serta mahasiswa. BEM Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Mercu Buana Jakarta dan FSI - FISIP Universitas Indonesia pernah memakai jasanya.

Trainer Public Speaking

Adi Triasmara juga merupakan trainer public speaking yang fokus dalam teknik desain slide presentasi yang memukau. Ia juga merupakan salah satu kontributor utama dalam portal pembelajaran public speaking - www.TeknikPublicSpeaking.com.

Penulis Buku Pengembangan Diri

Bersama dengan 8 anggota Lingkar Trainer Muda Indonesia dan penulis buku best-seller "Studentpreneur Guidebook" - Arry Rahmawan, Adi Triasmara menuliskan sebuah buku pengembangan diri "Sekeping Cinta".

Anggota Lingkar Trainer Muda Indonesia

Adi Triasmara merupakan anggota aktif dari komunitas trainer muda terbesar di Indonesia: LTMI (Lingkar Trainer Muda Indonesia). LTMI juga merupakan bagian dari CerdasMulia Institute - cerdasmulia.net.

Guru Bahasa Inggris Professional

Selain aktif menulis dan memberikan pelatihan bahasa Inggris dan public speaking, Adi Triasmara juga merupakan seorang guru bahasa Inggris professional di salah satu sekolah swasta di Bintaro, Tangerang Selatan.

Friday, March 24, 2017

Cara Jitu Ini Akan Membantu Kamu Berpikir dalam Bahasa Inggris


Tips Belajar Bahasa Inggris | Beberapa waktu yang lalu, saya mengajak teman-teman Facebook saya untuk share a.k.a curhat tentang kesulitan dan kendala yang selama ini sering dihadapi saat belajar bahasa Inggris. Terima kasih untuk semua yang sudah berkontribusi. Sebagai tanda terima kasih saya, saya mengajak teman-teman saya itu untuk bergabung di #FUNELLA - "Funtastic English Class"

Bagi yang belum tahu, #FUNELLA, adalah kelas belajar bahasa Inggris virtual berbasis WhatsApp. Kelas yang diadakan dua minggu sekali ini saya inisiasi untuk membantu orang-orang dalam menambah pengetahuan bahasa Inggrisnya. Ini jadi bagian dari 3 Program Bahasa Inggris yang saya desain di tahun 2017. 

Anyway, kembali ke pembahasan awal tentang kendala bahasa Inggris yang dialami oleh teman-teman Facebook saya, ada permasalahan yang menurut saya unik. Kenapa unik? Ya, karena masalah ini merupakan masalah klasik yang kerap dialami banyak orang Indonesia saat menggunakan bahasa Inggris. Masalah apa itu? Ini dia:

"Saya tahu apa yang ingin saya bicarakan, mas. Idenya sudah ada di kepala. Tapi, saya selalu bingung bagaimana mengutarakan apa yang saya pikirkan."

Saya akan berbohong jika saya nggak pernah mengalami masalah ini sama sekali. That's gonna be a HUGE LIE I'm telling you. Saya pun mengalaminya. Saya mencoba mencari tahu akar permasalahannya sampai akhirnya sadar bahwa ada 3 PENYEBAB UTAMA.

Ketiga penyebab itu adalah: 1) Kurangnya Percaya Diri, 2) Minimnya Penguasaan Vocab, dan 3) Kebiasaan Menerjemahkan Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris saat berbicara. 

http://i.huffpost.com/gen/2358536/images/o-WOMEN-TALKING-facebook.jpg

Untuk masalah yang pertama, nggak akan saya bahas disini karena yang sudah lama kenal saya dan mungkin juga teman-teman yang ada di #GLIVATAS - "English Private Class", tahu bahwa solusi dari masalah ini adalah PEMBIASAAN. Semakin biasa menggunakan bahasa Inggris, semakin percaya diri pula kita dalam menggunakannya. Pembiasaan adalah kuncinya. 

Masalah kedua tentang minimnya penguasaan vocab pun sudah saya bahas di #FUNELLA Eps. 3 "Improving Your English Vocabulary" dan saya tuliskan reviewnya dalam artikel tentang TIPS MENINGKATKAN VOCABULARY secara lengkap pada blog saya aditriasmara.com. Di kesempatan kali ini saya akan fokus pada masalah yang ketiga. 

Hal yang kadang menghambat kita untuk lancar berbicara adalah karena kita berpikir dalam bahasa Indonesia dan mencoba menerjemahkannya secara cepat untuk kemudian mengutarakan apa yang kita pikirkan itu. Jika hal ini dilakukan, yang jadi permasalahannya adalah kita akan membutuhkan waktu yang lama. Ya, LUAMAAAA bet! I'm telling you now: This is a (VERY) slow, long, and painful process to have fluency in English speaking.

Lalu, bagaimana mengatasinya? Ya, kita harus:

THINK IN ENGLISH!
Berpikirlah dalam bahasa Inggris.

Dengan berpikir dalam bahasa Inggris, akan terasa mudah bagi kita untuk meningkatkan kelancaran atau kefasihan dalam berbicara bahasa Inggris. Pertanyaan yang biasanya muncul setelah saya menyampaikan hal ini adalah, "Bagaimana caranya berpikir dalam bahasa Inggris?" Tenang saja, dalam artikel ini saya akan memberikan jawaban tentang Bagaimana Berpikir dalam Bahasa Inggris. Saya akan membaginya menjadi tiga bagian sebagai berikut:

1. START SMALL

http://millo.co/wp-content/uploads/2014/05/think-big-start-small.png

Mulailah dari hal-hal yang kecil. Caranya mudah sekali. Pertama, cobalah membuat LABEL IMAJINATIF tentang hal-hal yang ada di sekeliling kamu. Sebutkan hal-hal atau benda-benda yang ada di sekelilingmu dengan bahasa Inggris TANPA harus memikirkan nama bahasa Indonesia dari barang tersebut. 

Misal, saat melihat anjing, cobalah untuk langsung memunculkan kata DOG di kepala kita tanpa harus memikirkan kata "Anjing" terlebih dahulu. Mulailah dari hal-hal sederhana yang ada di kamar kamu, di ruang kerjamu, di kendaraanmu, atau dimanapun kamu berada. START SMALL. Mulai yang mudah-mudah saja. Misal: "Table", "Laptop", "Phone", "Glasses", "Bird", "People", "Book", dan lain-lain. INGAT! Pikirkan hal-hal itu HANYA DALAM BAHASA INGGRIS. No translation. 

Sekarang coba pejamkan matamu, ambil napas dalam-dalam, hembuskan. Saat membuka mata, coba lihat di sekelilingmu. Dalam bahasa Inggris, coba sebutkan benda-benda yang kamu lihat. Yuk langsung praktik.

Bagaimana? Mudah 'kan? Kalau memang masih terasa sulit, it's okay. Nggak masalah kok. Namanya juga percobaan pertama. Rajinlah berlatih. Setiap hari, di tempat yang berbeda. Buat ini jadi sebuah kebiasaan. Lama kelamaan pasti akan mudah dan terbiasa kok ^^

Jika sudah mulai terbiasa dengan pola itu, hal kedua yang bisa kamu lakukan adalah dengan melakukan hal yang sama. Ya, sama. Tapiiii... Sekarang nggak lagi berpikir kata per kata, tapi kalimat. Mulailah dengan kalimat-kalimat sederhana. Ingat, START SMALL. Nggak usah memaksakan diri bikin kalimat yang rumit. Pusingpalaberbi nanti pasti. Hehehe..

Misalnya, katakan saja "It's really hot today", "I love his shirt", "My shoes are dirty", dan lain sebagainya. Sekarang coba langsung praktik. Pejamkan mata dan atur napas hingga tubuh merasa rileks. Setelah itu, buka mata dan coba buat setidaknya 3 kalimat sederhana tentang hal-hal yang kamu lihat. INGAT! THINK IN ENGLISH! NO TRANSLATING! Hehehe..

Sudah? Bagaimana? Jika kamu dengan mudah melakukannya, selamat! Jika masih merasa kesulitan, kamu bisa kembali ke kosakata sederhana di bagian awal tadi. Yang penting, jangan menyerah, kawan! ^^

Bagi sebagian kamu yang merasa kesulitan dengan hal ini, it's okay. Tenang aja. Kamu nggak bodoh kok. Kamu hanya BELUM TERBIASA saja. Jika dilakukan secara rutin dan dengan semangat '45, saya yakin akan jadi kebiasaan yang mudah dan menyenangkan. So, itulah latihan di bagian awal ini yang bisa kamu lakukan. Kita lanjut ke bagian dua yaa.


2. TAKE NOTE & FIND OUT

http://2628cs.com/wp-content/uploads/2015/09/451613245_low.jpg
Untuk kamu yang masih kesulitan dengan dua bentuk latihan yang tadi sudah saya share di bagian START SMALL, lengkapilah proses belajarmu dengan buku catatan khusus. Jika misalnya, kamu melihat cangkir di sekelilingmu tapi kamu nggak tahu apa nama benda itu dalam bahasa Inggris, silahkan catat.

Nggak hanya berhenti disitu, cobalah juga untuk MENCARI TAHU. Cari tahulah apa bahasa Inggris dari "Cangkir". Jika kamu menemukan jawabannya, segera catat. Percayalah bahwa proses ini akan memudahkan kamu untuk berpikir dalam bahasa Inggris. "Aduh, saya malas mencatat. Kalau nggak usah dicatat boleh nggak, mas?" I would say NO. Kalau kamu nggak mencatat kata-kata baru, kamu akan segera melupakannya begitu saja.

Hal ini juga berlaku dalam menyusun kalimat. Katakanlah jika kamu ingin mengatakan, "Saya sangat lapar" tapi belum tahu bagaimana mengatakannya dalam bahasa Inggris, kamu harus mencatatnya. Setelah dicatat lalu diapakan? Betul! Dicari tahu. TAKE NOTE & FIND OUT.  


3. MAKE PLAN & HAVE A SELF-CONVERSATION

http://cdn.distributorcentral.com/w/distributorcentral/i/4/4B6E3210-8870-4AF6-86FB-A69FC025AD8F.jpg/woman1-jpg?_=1449688140

Selain (kadang) bermalas-malasan di atas tempat tidur, hal yang sering saya lakukan di pagi hari - yang mungkin juga sering kamu lakukan - adalah membuat PLAN atau rencana. "Apa yang akan saya lakukan hari ini, ya?" Nah, untuk membiasakan dirimu untuk berpikir dalam bahasa Inggris, cobalah buat PLAN dalam bahasa Inggris.

Tanyakan pada dirimu sendiri, "What am I going to do today?" Lalu, jawab secara spontanitas dengan menggunakan bahasa Inggris. Think in English. No translatting. Misalnya, "This morning I want to have a nice breakfast. After that I will go to work. In the afternoon, I will have a meeting with my client. In the evening I will have a dinner with my wife." Ya, JUST LIKE THAT ^^

Sekali lagi, jika kamu merasa kesusahan, kebingungan, tenang saja. Kamu bukan bodoh. Kamu hanya BELUM TERBIASA untuk melakukannya.

Nah, latihan yang terakhir adalah HAVE A SELF-CONVERSATION.. WITHIN YOUR OWN MIND. "Lah, ngobrol kok sendiri?" Hehehe.. Betuuul. Ngobrol sendiri. Kadang 'kan kita suka malu kalau mau ngobrol sama orang lain pakai bahasa Inggris, apalagi kalau mau ngomong sama bule. Bawaannya dah pengen ngacir aja. Hehehe.. Nah, cobalah untuk melakukan percakapan dengan diri sendiri di dalam pikiran kamu sendiri.

Mungkin terdengar aneh atau konyol, but trust me, it works! Ada banyak keuntungan, atau setidaknya dua keuntungan utama, yang bisa kamu dapatkan dari latihan ini.

Pertama, kamu nggak perlu malu kalau grammar kamu berantakan, pronunciation kamu nggak jelas, atau vocabularymu acak-acakan. Ngapain malu? 'Kan cuma kita dan Tuhan aja yang tahu apa yang sedang kita bicarakan. Hehehe.. 

Kedua, kita akan secara otomatis berpikir dalam bahasa Inggris. Saat kita melakukan tanya-jawab dengan diri sendiri, kita nggak akan punya waktu banyak untuk berpikir dalam bahasa Indonesia. "Tek-tok" nya harus cepat. Saat kita mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri, di saat yang bersamaan kita akan menyiapkan jawabannya. "Susah, mas!" Nggak susah, kok. BELUM TERBIASA aja.. Hehehe..


* * *

Itulah sedikit yang bisa saya bagikan dalam artikel ini. Semoga artikel ini juga menjadi Tips Lancar Berbahasa Inggris yang bisa kamu coba aplikasikan sekarang juga. Semua langkah yang saya jelaskan cukup mudah. Namun, kamu tetap butuh niat yang bulat dan kemauan yang besar untuk terus mencoba tanpa kenal kata menyerah.

Buat kamu yang masih mengalami kendala dalam bahasa Inggris, kamu boleh berkonsultasi atau ajukan pertanyaanmu dengan meninggalkan KOMENTAR di bawah ini atau juga follow saya di social media. Kamu bisa add saya di Facebook atau follow twitter dan Instagram saya @aditriasmara. Selain itu, kamu juga bisa bergabung di Program Bahasa Inggris yang saya buat dan saya jelaskan secara lengkap DISINI.

Sunday, March 5, 2017

Anies Baswedan Memang Pandai Berkata-Kata!


Soehanna Hall, The Energy Building SCBD - Sebuah catatan kecil dari bangku #Terminal1: Limitless Campus

Hari ini (05/03/2017), saya mendatangi sebuah event bertajuk #Terminal1 dari Limitless Campus yang digagas oleh Rene Suhardono, dkk. Menurut saya, acara ini sih GOKS banget! Nggak hanya jadi ajang deklarasi dan unjuk karya dari para Coachee, namun juga  acara ini menghadirkan 5 pembicara yang membius audiens, termasuk saya, dengan kata-katanya. I feel really grateful to have the opportunity to listen and to learn from them.


Secara sekilas, konsep penyampaian materi oleh ke-5 pembicara itu 11/12 a.k.a nggak jauh beda sama TEDx. Setiap pembicara memiliki "jatah" waktunya masing-masing untuk memberikan inspirasi melalui KATA-KATAnya.  Ya, kata-katanya.

Friday, March 3, 2017

Dari 6 Strategi Dalam READING ini, Mana yang Paling Kamu Suka?

Tips Belajar Bahasa Inggris | Hallo, sahabat pembaca sekalian! Terima kasih telah berkunjung ke aditriasmara.com ^.^

Anyway, hari ini - Jumat, 3 Maret 2017, pukul 19.30 hingga 21.30 WIB - saya sedang melaksanakan #FUNELLA - Funtastic English Class dengan tema: "Having a Fun English Learning through Reading". Bagi yang belum tahu, #FUNELLA adalah kelas belajar bahasa Inggris online berbasis WhatsApp yang saya adakan dua minggu sekali. Kelas ini merupakan bagian dari 3 Program Belajar Bahasa Inggris yang saya desain di tahun 2017. 

Dengan membahas materi utama tentang Cara Asyik Membaca Artikel Bahasa Inggris, saya ingin juga menambahkan satu bahasan menarik tentang Reading. Pembahasan apa itu? Ya, dari judul artikel ini tentu kamu tahu bahwa saya akan membagikan 6 STRATEGI DALAM READING. Keenam strategi itu diantaranya: PREDICT, VISUALIZE, CONNECT, QUESTION, CLARIFY, dan EVALUATE.

Bagi saya, ke-6 strategi ini, selain bisa menambah pemahaman saya tentang bahan bacaan yang sedang saya baca, mereka juga bisa menghadirkan perasaan senang a.k.a HAPPY dalam diri saya. Nah, bagi kamu yang penasaran dengan ke-6 Strategi Dalam Reading tersebut, simak kuy penjelasannya:

Pertama, adalah PREDICT. Sesuai dengan namanya, strategi ini meminta kita untuk berhenti dalam satu titik di bacaan kita untuk kemudian membuat PREDIKSI tentang apa yang akan terjadi dalam cerita, pesan, paragraf, atau bacaan berikutnya. Pada strategi ini, biasanya saya muncul dengan pikiran: "This text is going to tell about ...", "I bet this will be about ...", atau "I believe that the next part will be like ..."

Keberadaan judul, subjudul, dan ilustrasi atau gambar juga bisa membantu kita memprediksi teks yang sedang kita baca. Kalau sedang menggunakan strategi ini, rasanya saya sedang menjadi seorang DETEKTIF! Hehehe...

Strategi kedua adalah VISUALIZE atau membayangkan. Pada dasarnya, di strategi yang satu ini, kita membuat gambaran dalam imajinasi kita tentang kejadian yang sedang terjadi dalam teks. Selain itu, bisa juga kita membayangkan orang, benda, atau tempat yang sedang digambarkan dalam teks, dan lain sebagainya. 

Saat kamu menggunakan strategi ini, coba tanyakan pada dirimu sendiri: "When I close my eyes, what can I see?" atau "What can I imagine now?" Cobalah berhenti membaca sejenak dan visualisasikan bahan bacaan kamu dengan sejelas-jelasnya. Asyik loh bermain dengan imajinasi kita sendiri dengan bahan bacaan yang sedang kita baca!

Ketiga adalah CONNECT. Dengan menghubungkan apa yang kita baca ke dalam kehidupan kita sehari-hari, proses membaca menjadi lebih bermakna. Strategi ini membuat kita mengingat kembali hal-hal yang pernah kita alami, pernah kita lihat, baca, atau dengar sebelumnya. 

Saya biasanya hadir dengan pertanyaan "The text reminds me of ..." atau "What I am reading now is very similar to ..." Koneksi ini membuat saya sadar bahwa apa yang saya baca terhubung langsung dengan kehidupan saya dan pastinya membawa manfaat. 

http://wallpaper.pickywallpapers.com/2560x1440/girl-reading-book-in-hammock-wallpaper.jpg

Strategi keempat adalah QUESTION. Saat membaca, cobalah bikin otak kita menjadi aktif dengan cara mengajukan pertanyaan pada diri sendiri tentang bahan bacaan yang kita miliki. Dengan mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri, sebenarnya kita mengajak diri kita untuk belajar lebih jauh dan untuk tahu lebih banyak. 

Misalnya, saat membaca, cobalah tanyakan pada diri kita sendiri: "What does this phrase mean?", "Why is this text important for me?", "Why am I reading this?", dan lain sebagainya. Memang sih terasa agak aneh ketika harus tanya jawab sendiri, tapi dengan ini (sekali lagi saya sampaikan) justru kita belajar dengan lebih banyak lagi. Bermanfaat, dude!

Yang kelima adalah CLARIFY. Nah, di strategi pertama (PREDICT), kita 'kan sudah mencoba menjadi seorang detektif dengan cara menebak-nebak tuh. Nah, di strategi ini, kita mencoba untuk mengklarifikasi apa yang sudah kita tebak. Kita menggali informasi di dalam teks untuk mencari kebenaran dari apa yang sudah tadi kita tebak dan mungkin bayangkan. 

Pada strategi ini, di benak saya biasanya muncul pertanyaan: "Is it true that ...", "How can I clarify my prediction?", atau "Why isn't what I guess true?". Terkadang, saat saya menemukan fakta yang berseberangan dengan apa yang sudah saya tebak, saya tertawa kecil dan berkata "Wah, sotoy juga gue nih ..." di dalam hati. Tapi saat prediksi kita bisa diklarifikasi dengan konten yang ada dalam teks yang kita miliki, happy juga kok rasanya! Hehehe... Anyway, di strategi ke-5 ini, kita juga bisa membuat ringkasan tentang apa yang kita baca, loh.

Nah, strategi yang terakhir adalah EVALUATE. Ya tepat sekali. Kita harus melakukan evaluasi terhadap keseluruhan teks yang kita baca. Kita cek apakah kita benar-benar memahami secara keseluruhan teks yang sedang kita baca. Berikan juga OPINI personalmu terhadap apa yang kamu baca. 

"Ah, now I understand. So ...", "I love the writer tells me about ... It makes me know that ...", "The part about ... is really easy to understand. The information is so helpful!" Inilah yang biasanya saya katakan seusai membaca. Saya mengevaluasi, menyimpulkan, dan juga memberi opini. 

http://www.zastavki.com/pictures/originals/2015/People_A_guy_and_a_girl_reading_a_book_097599_.jpg

So, itulah 6 Strategi Dalam Reading yang ingin saya bagikan dalam artikel ini. Bagaimana menurut kamu? Kapan kira-kira kamu akan menerapkan ke-6 strategi ini? ^.^

Saya tantang kamu untuk mengaplikasikan 6 strategi ini saat kamu membaca. Setelah mempraktikkannya, silahkan bagikan pengalaman kamu di kolom KOMENTAR pada artikel ini, tag saya di social media saya di twitter dan Instagram @aditriasmara. Kamu juga bisa membagikan pengalamanmu itu di group Facebook khusus belajar bahasa Inggris DISINI

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan SHARE yaa. Sharing is caring! ^.^
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com