Adi Triasmara

Adi Triasmara

Trainer Bahasa Inggris

Adi Triasmara kerap memberikan pelatihan bahasa Inggris untuk pelajar serta mahasiswa. BEM Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Mercu Buana Jakarta dan FSI - FISIP Universitas Indonesia pernah memakai jasanya.

Trainer Public Speaking

Adi Triasmara juga merupakan trainer public speaking yang fokus dalam teknik desain slide presentasi yang memukau. Ia juga merupakan salah satu kontributor utama dalam portal pembelajaran public speaking - www.TeknikPublicSpeaking.com.

Penulis Buku Pengembangan Diri

Bersama dengan 8 anggota Lingkar Trainer Muda Indonesia dan penulis buku best-seller "Studentpreneur Guidebook" - Arry Rahmawan, Adi Triasmara menuliskan sebuah buku pengembangan diri "Sekeping Cinta".

Anggota Lingkar Trainer Muda Indonesia

Adi Triasmara merupakan anggota aktif dari komunitas trainer muda terbesar di Indonesia: LTMI (Lingkar Trainer Muda Indonesia). LTMI juga merupakan bagian dari CerdasMulia Institute - cerdasmulia.net.

Guru Bahasa Inggris Professional

Selain aktif menulis dan memberikan pelatihan bahasa Inggris dan public speaking, Adi Triasmara juga merupakan seorang guru bahasa Inggris professional di salah satu sekolah swasta di Bintaro, Tangerang Selatan.

Sunday, February 21, 2016

#TipsForTeachers: Tak Perlu Bingung, Kamu Bisa Pilih 3 Susunan Tempat Duduk Ini Sesuai dengan Kebutuhanmu di Kelas!


Jika saya katakan bahwa manajemen kelas adalah salah satu dari beberapa kunci kesuksesan seorang pengajar dalam membantu siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran, saya yakin kamu yang berprofesi sebagai seorang pendidik pasti setuju, bukan? 

Nah, ada banyak sekali unsur di dalam manajemen kelas yang baiknya kita kuasai sebagai seorang pendidik, salah satunya ingin saya bahas dalam artikel kali ini yaitu mengenai 3 jenis susunan tempat duduk atau yang lebih akrab dikenal dengan SEATING ARRANGEMENT, yang bisa kita pilih dan aplikasikan sesuai dengan kebutuhan pengajaran di kelas. Nah, seperti apa pembahasannya? Simak artikel ini yuk!

Well, saya menghabiskan masa studi pendidikan formal dari jenjang SD hingga SMA, yang Alhamdulillah tidak pernah tinggal kelas..hehe., di sekolah-sekolah negeri di sebuah kota di Jawa Tengah bernama Cilacap. Seperti halnya sekolah negeri di kota-kota lainnya di negara kita tercinta, Indonesia, maka bukan rahasia lagi bahwa jumlah murid yang ada di dalam satu kelas ada kurang lebih 35 hingga 45 anak.

Saya masih ingat dengan jelas, bahwa jenis susunan tempat duduk yang digunakan saat saya menjalani pendidikan dari SD hingga SMA, bahkan di beberapa kelas di perkuliahan, adalah jenis susunan tempat duduk PERTAMA yang kita bahas dalam artikel ini, yaitu: TRADITIONAL ROWS. Kurang lebih, penampakannya seperti ini:


Wah, maaf. Kelas ini nampak terlalu bagus. Hmmm..maksud saya, penampakannya seperti yang ada pada gambar di bawah ini yaa..hehehe..


Ya, posisi duduk seperti inilah yang diterapkan di sekolah saya dulu. Bahkan bertahun-tahun kemudian, setelah perubahan di berbagai aspek kehidupan seperti teknologi, gaya hidup, cara berkomunikasi, susunan tempat duduk ini masih sering digunakan, tak hanya di Indonesia tapi juga di berbagai negara di seluruh dunia. Nah, mari kita coba ulas secara singkat plus-minus TRADITIONAL ROWS seating arrangement.

Susunan tempat duduk seperti ini membuat pola pembelajaran berfokus kepada guru dimana biasanya, interaksi antar siswa terbatas sekali. Bahkan, siswa yang duduk di barisan belakang biasanya mencari kesibukannya sendiri karena tidak terpantau oleh guru dengan baik. 

Menurut pengalaman dan observasi saya sebagai siswa dan juga kini saat saya mengajar, serta melalui beberapa referensi yang saaya baca, hal positif yang bisa kita ambil dalam susunan tempat duduk ini adalah mudah diterapkan untuk kelas besar dan juga fokus pembelajaran bisa didapatkan dengan menaruh fokus konten yang terpusat pada guru. 

Di sisi lain, terkadang susunan tempat duduk seperti ini menimbulkan efek kurang baik pada siswa dimana mereka merasa hanya sebagai "penonton", yang hanya diminta mendengarkan dan menyimak "sang tokoh utama", yaitu guru, apalagi jika sang guru tidak mampu memancing keterlibatan siswa. Bisa jadi, siswa cenderung mudah bosan. 

Nah, untuk jenis susunan tempat duduk yang kedua adalah U-SHAPE. Susunan tempat duduk inilah yang saya terapkan di kelas saya, 7 Montesquieu, di SMP Sekolah Tunas Indonesia, Tangerang. Kira-kira, seperti inilah penampakan susunan tempat duduk tersebut:


Alasan saya menerapkan susunan tempat duduk seperti ini adalah untuk pelan-pelan mempermudah pemindahan penerapan pola pembelajaran teacher-centered menjadi student-centered, dimana para siswa memiliki kontak langsung dengan guru dan juga teman satu kelasnya tanpa terhalang apapun. Namun, perlu diingat bahwa ukuran kelas dan jumlah siswa juga masuk dalam pertimbangan penggunaan susunan tempat duduk U-SHAPE ini.

Dari sisi positif nya, U-SHAPE akan membuat siswa merasa dilibatkan langsung dalam setiap pembahasan atau diskusi kelas, mereka akan merasa menjadi bagian utuh dari kelas tersebut. Guru juga akan dimudahkan dalam mengontrol kelas serta memberikan bantuan kepada mereka yang kesulitan dalam mengerjakan latihan. 

Sisi negatifnya, susunan tempat duduk ini tidak bisa diterapkan di semua kelas, terutama kelas besar. Selain itu, untuk siswa yang sedikit pemalu, terkadang mereka merasa kurang nyaman berpartisipasi dengan situasi dimana semua orang menaruh perhatian langsung padanya. That's your job to encourage them, teachers! ^.^

Susunan tempat duduk terakhir yang ingin saya bahas adalah GROUP / CLUSTER setting. Penampakan susunan tempat duduk ini adalah sebagai berikut:


Ya, kurang lebih seperti gamabr tersebut lah penampakan GROUP seating arrangement, dimana beberapa meja digabungkan dan siswa duduk melingkar membentuk group kecil yang terdiri dari 4 atau 5 orang. Susunan tempat duduk ini bisa diaplikasikan di kelas kecil dan juga besar. GROUP seating arrangement ini juga dipercaya menjadi susunan tempat duduk yang paling memudahkan penerapan konsep cooperative learning.

Keunggulannya, berbeda dengan u-shape dimana siswa berinteraksi secara menyeluruh, susunan GROUP ini membuat siswa memiliki interaksi yang lebih intens dalam group kecil sehingga mudah mengajak semua siswa untuk terlibat aktif. Guru juga bisa dengan mudah memonitor tingkah laku siswa dalam bekerja secara tim serta mampu memberikan bantuan kepada group yang mengalami kesulitan.

Kelemahannya, dalam GROUP seating arrangement, dalam beberapa tugas tertulis, seorang siswa bisa saja hanya menyalin pekerjaan teman yang lainnya sehingga tidak memiliki tanggung jawab personal dalam proses belajar. Selain itu, siswa biasanya saling menggantungkan diri pada siswa terpandai yang ada dalam group nya sehingga susah bagi guru untuk melakukan evaluasi pembelajaran individual saat proses pembelajaran berlangsung.

Nah, itulah 3 susunan tempat duduk di kelas yang bisa kamu terapkan dan evaluasi guna mendukung tercapainya tujuan serta proses pembelajaran yang menyenangkan di kelas, yaitu TRADITIONAL ROWS, U-SHAPE, dan GROUP.  Lebih jelasnya, silahkan saksikan video berikut:


Kesimpulannya, susunan tempat duduk mana yang akan diterapkan oleh seorang guru dalam kelas akan bergantung pada beberapa faktor seperti ukuran kelas, jumlah siswa, karakteristik kelas, gaya pengajaran guru, materi pembelajaran, dan lain sebagainya. Pilihlah susunan tempat duduk secara bijak karena itu bisa membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran dan secara otomatis mengantarkan siswa menuju level pembelajaran berikutnya. 

Tak ada salahnya juga mengkombinasikan ketiga susunan tempat duduk tersebut, kan? Intinya adalah bagaimana kita mampu memfasilitasi siswa untuk belajar dalam keadaan fokus dan juga happy sehingga proses pembelajaran berjalan menyenangkan. 


Ingin ngobrol asyik dengan saya? Follow akun twitter atau instagram saya di @aditriasmara, join group belajar bahasa Inggris online saya di bit.ly/bahasainggrisaja atau tinggalkan KOMENTAR di kolom di bahwa ini. Sukses selalu untuk sahabat pembaca sekalian! ^.^

Tuesday, February 16, 2016

Inilah Rahasia Membuat Slide Presentasi dengan Mudah dan Menarik via Canva.com


Mungkin ada perasaan khawatir bagi sebagian orang, bisa jadi termasuk saya dan kamu, yang menganggap bahwasannnya ketika kita ingin membuat desainn slide presentasi yang menarik, kita wajib mengusai skill desain yang bagus, kita harus memiliki sertifikat desain grafis yang valid, dan lain sebagainya. Mungkin pernyataan ini tidak 100% benar, dan juga tidak 100% salah.

Pemahaman umum seputar dunia desain seperti misalnya pengetahuan seputar warna, kontras, typography, dan lain sebagainya tentu akan memperkaya skill desain slide yang ada di dalam dirimu. Meski demikian, tidak berarti bahwa kamu, yang mungkin tidak memahami seluk beluk dunia desain namun ingin membuat tampilan desain yang menarik, tidak bisa memukau audiens dengan slide presentasi yang kamu buat.

Beragam kecanggihan teknologi tentu memudahkan kita dalam berbagai hal termasuk dalam hal dunia slide desain. Salah satu kemudahan itu datang dari Canva.com, sebuah website yang siap memanjakan kamu dengan fitur editing yang baik sehingga kamu mampu membuat desain presentasi yang ciamik! 

Saya akan sedikit berbagi pada kamu bagaimana kamu bisa melakukannya dengan mudah. Anyway, saya membuat desain slide yang saya tampilkan dibawah ini mengenai “Manfaat Madu” hanya dalam waktu kurang dari 3 menit, loh. Hehe..


So, begini langkah mudahnya.

Anda hanya perlu masuk ke Canva.com dan melakukan Sign up. Untuk memudahkanmu, kamu bisa mendaftar dengan akun Facebook-mu sehingga akun kamu bisa langsung terhubung. Jika sudah, di halaman depan website tersebut, kamu akan disajikan tampilan berikut:


Pilih saja kolom “Presentation” karena resolusi dan ukuran gambar yang ada di kategori tersebut sudah disesuakan dengan ukuran canvas slide presentasimu.  Lalu, tak lama berselang, kamu akan disuguhkan tampilan berikut ini:


Kamu bisa melihat bahwa di kolom bagian kiri, ada beberapa tombol yang bisa kamu manfaatkan. Melalui kolom UPLOADS, kamu bisa mengunggah gambar yang kamu miliki. Melalui fitur BACKGROUND, kamu bisa mengganti background dengan warna atau pola yang kamu inginkan, sedangkan fitur TEXT akan memudahkanmu meletakkan sebuah teks dalam gambar yang kamu miliki. Langsung saja masuk ke fitur LAYOUTS untuk memilih layout yang sesuai dengan tema presentasimu, dalam hal ini saya memilih layout bergambar madu.

Perlu diperhatikan bahwa layout yang disediakan ada layout berbayar dan juga layout free. Untuk memudahkanmu, gunakan saja layout yang FREE alias tanpa bayar. 

Setelah kamu memilih LAYOUT yang kamu inginkan, maka klik pada layout yang kamu maksud tersebut, maka secara otomatis canvas besar yang ada di kolom kanan akan menunjukkan layout yang kamu pilih. Bagaimana selanjutnya? Mudah sekali. kamu hanya perlu klik 2 kali pada teks yang tersedia dan mengedit teks tersebut sesuai dengan yang kamu inginkan. 


Kamu bisa menyesuaikan dengan jenis FONT yang kamu inginkan, ukuran, warna, bahkan hingga ke pengaturan lebih lanjut. Kemudian, jika kamu ingin menambahkan efek pada gambar utama layout, arahkan saja kursor kamu dan klik pada gambar tersebut, maka akan muncul fitur FILTER yang memungkinkan kamu untuk memberikan efek tertentu pada gambar background yang dimaksud.


Nah, jika kamu telah selesai dengan desain yang ingin kamu buat, selanjutnya kamu hanya perlu menyimpan gambar tersebut dengan cara mendownload nya. Di bagian atas kanan, tekan tombol DOWNLOAD. Kamu bebas apakah kamu akan menyimpan file tersebut dalam bentuk .JPEG atau .PNG. 


Setelah gambar tersebut terdownload dengan baik, kamu hanya perlu memasukkannya dalam software PowerPoint yang kamu miliki. Insert Picture, sesuaikan ukurannya menjadi full size dalam slide presentasi kamu, dan tadaaaaa..selesai! Bagaimana? Cukup mudah, ‘kan? Selamat mencoba membuat desain yang menarik dan memanjakan mata audiens! 

Ingin ngobrol lebih lanjut dengan saya? Follow saja Twitter dan Instagram saya di @aditriasmara atau tinggalkan pesan kamu di kolom KOMENTAR yang ada di bawah ini yaa. Jangan lupa SHARE artikel ini jika bermanfaat untuk kamu. Have a nice day, fellas! ^.^ 

Wednesday, February 10, 2016

Pentingnya Memiliki Komunitas Belajar Bahasa Inggris yang Tepat


Hallo, sahabat pembaca sekalian! Terimakasih telah kembali berkunjung ke aditriasmara.com. Senang sekali rasanya bisa kembali berbagi dalam artikel singkat yang mudah-mudahan menghadirkan pembelajaran untuk kita semua ini.

Well, pada dasarnya saya hanya ingin menceritakan apa yang saya lalui di sekolah tempat saya mengajar hari ini, tepatnya terkait dengan Learning Community, atau Komunitas Belajar.

Seusai jam pelajaran reguler hari ini selesai, tepatnya pada jam 14.20 WIB, saya masih harus mengajar beberapa anak untuk memberikan jam tambahan belajar bahasa Inggris. Tujuan dari kelas tambahan ini tentunya menambah skill sekaligus kepercayaan diri siswa untuk menggunakan bahasa Inggris secara aktif. Hari ini ada 6 siswa yang terlibat dalam pembelajaran tersebut. Mereka adalah Khesa, Zaky, Dadi, Haadi, Aldi, dan juga Jennifer.

Senang sekali rasanya saat berbagi pengetahuan dengan mereka, anak-anak yang di atas kertas kemampuannya masih di kisaran "rata-rata", namun semangat dan antusiasme mereka sangatlah besar untuk terus belajar dan mencoba.

Satu hal yang saya amati. Secara tidak langsung, mereka ber-6 membentuk sebuah komunitas belajar bahasa Inggris yang sangat supportive. Kemampuan mereka kurang lebih sama, semangat dan keterlibatan mereka dalam diskusi pun sama. Bahkan tentu saja, tujuan belajar mereka sama: menambah kemampuan bahasa Inggris aktif.


Saya kemudian berpikir, mencoba menganalisa, dan akhirnya mengambil sebuah pembelajaran, bahwa komunitas belajar yang baik akan membantu tercapainya tujuan pembelajaran dengan lebih cepat dan optimal. 

Sama halnya saat misalnya kamu ingin mempercepat dan mempermudah proses pembelajaran bahasa Inggris kamu. Saya sarankan agar kamu membentuk sebuah komunitas belajar dimana di dalamnya setiap individu memiliki kepedulian yang tinggi pada individu-individu yang lainnya, proses mencari tahu yang aktif dan produktif, serta lingkungan belajar yang supportive. 

Temukan dan kumpulkan teman-teman yang memiliki satu visi, satu tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kemapuan bahasa Inggris. Setelah itu, tentukan jadwal serta target-target belajar yang diraih, bangun suasana belajar yang menyenangkan, dan nikmati prosesnya. Menyenangkan sekali bukan? Saya yakin komunitas belajar yang memiliki tujuan dan target yang jelas akan menghadirkan kenyamanan di dalamnya. ^.^

Menyadari pentingnya komunitas belajar, saya juga membentuk komunitas belajar bahasa Inggris secara online atau virtual disini: "Belajar Bahasa Inggris via aditriasmara.com". Dengan platform atau media belajar berupa Facebook group, saya mencoba mengumpulkan dan mengundang teman-teman yang memiliki ketertarikan dan keinginan yang sama, yaitu mengembangkan kemampuan bahasa Inggris.


Dengan membentuk komunitas belajar virtual ini, harapan saya adalah membantu mempercepat dan mempermudah proses pembelajaran para member yang ada di dalamnya dimana mereka bisa belajar dari info yang ada di group sekaligus menemukan orang-orang yang memiliki satu visi dengan mereka dalam kaitannya dengan pembelajaran bahasa Inggris. 

Nah, jika kamu ingin bergabung ke komunitas belajar virtual yang saya kelola, silahkan langsung saja klik DISINI. Dengan senang hati saya akan mengajak kamu untuk menyerap info dan pengetahuan yang tersedia, berbagi ilmu yang kamu punya, mengajukan pertanyaan seputar bahasa Inggris, serta terhubung langsung dengan teman-teman lain yang memiliki impian sama: Mempercepat dan mempermudah proses belajar bahasa Inggris. 

Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 1000 orang yang tergabung sebagai member, loh! So, tunggu apa lagi? Gabung dengan komunitas belajar bahasa Inggris virtual DISINI yuk!

Tuesday, February 9, 2016

#GrammarGuide: Simple Present Tense (Part 1)


Saya memang menggarisbawahi bahwasannya grammar atau aturan tata bahasa Inggris bukanlah harga mati untuk kamu jika kamu ingin lancar dalam berbahasa Inggris. Nyatanya, dalam berkomunikasi dengan orang asing, kadang grammar justru tidak terlalu diperhatikan dengan seutuhnya. 

Meski demikian, dalam bahasa tertulis atau written English, terutama dalam menggunakan bahasa yang formal, kemampuan grammar tidak bisa kita kesampingkan. 

Nah, dalam group bahasa Inggris yang saya miliki disini >> http://bit.ly/bahasainggrisaja << saya sempat mendapatkan pertanyaan dari salah satu member Belajar Bahasa Inggris via aditriasmara.com, Naufal Rasyid, tentang tenses dalam bahasa Inggris. Dalam artikel ini, ijinkan saya berbagi tentang penggunaan SIMPLE PRESENT TENSE

Sederhananya, simple present tense digunakan untuk: 

  • Mengungkapkan hal yang biasa dilakukan atau diulang dalam periode waktu kini (present), bukan yang sudah berlalu (past), atau yang akan datang (future).
    Contoh:
    a) I take the bus to the office. (Saya naik bus untuk pergi ke kantor.)
    b) The train to Bandung leaves every two hours. (Kereta tujuan Bandung pergi setiap dua jam sekali.)
    c) Budi sleeps eight hours every night. (Budi tidur selama 8 jam setiap malam.)
  • Memberikan instruksi atau larangan. 
    Contoh:
    a) Sit on your own chair, please! (Tolong duduk di kursimu masing-masing!)
    b) You go to the corner of the room, then you put the chair over there. (Pergi ke sudut ruangan, lalu kamu letakkan kursinya disana.)
    c) Do not repeat that mistake again or you'll get fired! Okay? (Jangan ulangi kesalahan itu lagi atau kamu akan saya pecat! Paham?)

  • Mengungkapkan kebiasaan (habits) sehari-hari. 
    Contoh:
    a) I get up at 5 o'clock every morning. (Saya bangun jam 5 setiap pagi.)
    b) Ani brushes her teeth twice a day. (Ani menggosok giginya dua kali sehari.)
    c) They travel to their hometown every six months. (Mereka pergi ke kampung halamannya setiap enam bulan sekali.)
  • Menyampaikan hal-hal yang selalu benar (kebenaran umum).
    Contoh:
    a) It rains a lot in winter. (Selalu turun hujan deras saat musim dingin.)
    b) The President of Indonesia lives in Istana Negara. (Presiden Indonesia tinggal di Istana Negara.)
    c) They speak English at school. (Mereka berbicara menggunakan bahasa Inggris saat di sekolah.)
Sahabat pembaca sekalian, itulah empat Penggunaan Simple Present Tense dalam konsep bahasa Inggris yang kita pelajari seahari hari. Sedangkan, untuk membentuk pola simple present tense, kamu bisa melihat gambar berikut yang saya dapatkan dari url ini


Itulah sedikit pembahasan mengenai Penggunaan Simple Present Tense dalam artikel ini. Saya akan membahasnya secara lebih mendalam di artikel seri selanjutnya. Kalau kamu masih mengalami kebingungan atau kesulitan, jangan ragu untuk tinggalkan pesan kamu di kolom KOMENTAR di bawah ini. 

Simak terus aditriasmara.com atau gabung di group belajar bahasa Inggris saya DISINI untuk dapatkan informasi belajar bahasa Inggris yang mudah, asyik, dan menyenangkan yaa!

Sunday, February 7, 2016

Punya Haters? Tenang Saja, Itu Bukan Salahmu! Mungkin Hal-Hal Ini adalah Penyebabnya!


"Whoever is trying to bring you down is already below you."

Seberapapun bahagianya hidup kita, sebagaimana idahnya hari-hari yang kita jalani, sesukses apapun kehidupan karir atau studi kita, selalu saja ada orang yang membenci kita, atau yang lebih akrab kita kenal dengan sebutan HATERS. Banyak orang yang cenderung merasa tertekan saat mereka menghadapi haters, dan juga sebaliknya, tidak sedikit juga orang yang justru termotivasi saat haters mencoba "mengguncang" kehidupan mereka. 

Bagaimana dengan kamu? ^.^

Well, memiliki haters tentunya bukan menjadi kesalahan kita, namun bijak agaknya jika kita memahami apa yang kiranya membuat orang lain menjadi haters kita. Dan terlepas dari apakah kita merasa tertekan atau merasa termotivasi dengan adanya haters, sebenarnya ada beberapa aspek yang bisa membuat orang lain menjadi haters kita seperti halnya yang tertuang dalam url ini.  

Hidupmu Menarik, Kawan!


"Haters tidak benar-benar membencimu, mereka membenci diri mereka sendiri; karena dirimu adalah refleksi dari apa yang mereka inginkan. They want to be you." (Yaira N). Para pembenci, atau kita sebut haters, lebih memilih menjadi penonton daripada terlibat langsung dalam kehidupan keseharian. Faktanya, mereka menginginkan kesuksesan yang sama akan kesuksesan yang ada pada dirimu. Melihat dirimu membuat capaian yang tak bisa mereka dapatkan akan membuat tidak nyaman, jadi mereka menjadikanmu target untuk menyamarkan kekurangan mereka.

Cara Berpikirmu Berbeda


Mungkin kamu adalah seorang pribadi yang gemar berpikir kreatif dan berbeda dari yang lain untuk menemukan solusi dari permasalahan yang kamu hadapi. Faktanya, sebagian orang merasa tidak nyaman dengan cara-cara yang "tidak biasa" tersebut, dan menginginkan sesuatu yang sesuai dengan norma atau kebiasaan yang ada. Berpikir "out of the box" dan melakukan hal yang luar biasa tentu akan mendatangkan pandangan negatif dari mereka yang melihat hal itu sebagai sesuatu yang aneh dan tidak biasa, bahkan mungkin tidak bisa mereka lakukan.

Kamu Pribadi yang Kuat


Kamu adalah pribadi yang kuat, pantang menyerah, dan seseorang yang suka mengambil resiko. Kamu bukan orang yang menunggu perintah, namun kamu adalah seseorang yang gemar menyuarakan inisiatif. Kamu tidak menginginkan hidup yang biasa-biasa saja, kamu ingin mencapai tujuan besar, mendapatkan apa yang memang pantas kamu dapatkan. Disinilah para haters biasanya menganggap kamu sebagai orang yang aneh dengan impian tak masuk akal. Mereka akan mencoba menarikmu ke bawah, menyetarakan dengan kehidupan mereka yang biasa-biasa saja.

Mereka Butuh Perhatian


Sederhana: Kamu melakukan hal-hal yang membuat orang lain menyukaimu. Kamu dicintai oleh banyak orang. Bagi para haters, ini adalah saat yang tepat untuk mendapatkan ketenaran yang sama dengan 'menyerangmu'. Bagi haters, mengkritikmu - yang pada dasarnya sedang melakukan hal yang luar biasa - akan membuat diri mereka mendapatkan perhatian dari orang lain juga, yaitu memang sesuatu yang mereka inginkan.

Karena Kehidupan Mereka Tak Seindah Hidupmu!


Tak perlu penjelasan panjang lebar. Ya, para haters akan membeci kita karena sebuah alasan yang sederhana: Hidupmu jauh lebih menyenangkan daripada kehidupan mereka.


Kesimpulannya, ketika kita menyadari bahwa tidak baik untuk selalu melihat seseorang dari sisi negatif atau menjadi seorang hater, kita juga agaknya menyadari bahwa kehadiran para haters dalam hidup kita pun akan membantu kita. Dalam hal apa? Ya, kehadiran para haters membuat kita menyadari bahwa kita memiliki sesuatu yang lebih, kita sedang berada di jalur kesuksesan yang tepat.

Haters tidak seharusnya menghentikan kita dalam melakukan hal-hal yang benar, hal-hal yang positif. Sebaliknya, haters justru bisa kita jadikan motivasi tambahan untuk terus melakukan yang terbaik, dan mendapatkan kehidupan yang kita inginkan.

Bagaimana menurut kamu? Apa kamu setuju? ^.^

Wednesday, February 3, 2016

Yuk Ikuti Langkah-Langkah Sederhana Ini untuk Membuat Puisi Bahasa Inggris yang Menarik!


"Puisi adalah salah satu bentuk karya seni yang memiliki keindahan serta makna yang dalam pada diri setiap insan manusia."

Selamat datang sahabat pembaca aditriasmara.com! Dalam hidup, mungkin sahabat pembaca sekalian setuju bahwasannya salah satu kemampuan yang menentukan kesuksesan seseorang adalah kemampuan dalam menyelesaikan masalah (problem solving), karena pada dasarnya kita selalu dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan kehidupan mulai dari yang sederhana hingga yang kompleks atau rumit.

Dan untuk memiliki problem solving skill yang baik, kita membutuhkan proses berpikir kreatif (creative thinking) agar mampu menemukan solusi dari setiap permsalahan yang dihadapi. Mempelajari puisi adalah salah satu cara seseorang membiasakan diri berpikir kreatif dimana ia harus mendalami kata demi kata, baris demi baris, bait demi bait, untuk mendapatkan makna sesungguhnya dari puisi tersebut. 

Contohnya, untuk mengerti analisa mendalam dari puisi Robert Frost berjudul "Stopping by Woods on a Snowy Evening" di bawah ini, dibutuhkan kemampuan berpikir kreatif yang baik. Menurut kamu, apa makna dibalik puisi Robert Frost di bawah ini?

Stopping by Woods on a Snowy Evening
by Robert Frost


Whose woods these are I think I know.   
His house is in the village though;   
He will not see me stopping here   
To watch his woods fill up with snow.   

My little horse must think it queer   
To stop without a farmhouse near   
Between the woods and frozen lake   
The darkest evening of the year.   

He gives his harness bells a shake   
To ask if there is some mistake.   
The only other sound’s the sweep   
Of easy wind and downy flake.   

The woods are lovely, dark and deep,   
But I have promises to keep,   
And miles to go before I sleep,   
And miles to go before I sleep.

Di sisi lain, dalam mengembangkan kemampuan bahasa Inggris, menulis puisi merupakan sebuah latihan yang baik untuk para pembelajar dimana mereka akan memiliki kesempatan besar untuk melakukan 'eksperimen' dengan bahasa yang mereka pelajari, kosakata, dan juga mengembangkan serta mengekspresikan dirinya tanpa batasan yang kaku tentang struktur tata bahasa atau grammar. 

Bagi sebagian orang, membuat puisi sangatlah mudah. Namun bagi sebagian yang lainnya, membuat puisi menjadi sebuah tantangan yang besar. Tapi sederhananya, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menulis puisi. Berikut diantaranya:

  • Pilih Topik yang Kamu Minati
    Memilih topik yang kamu minati sekaligus kamu ketahui dengan baik akan memudahkan kamu dalam menulis puisi. Tema cinta, persahabatan, kehidupan, keluarga, ataupun tema-tema sederhana lain bisa kamu gunakan sebagai acuan utama dalam membuat puisi.
  • Gunakan Diksi yang Tepat
    Diksi atau pilihan kata yang tepat sangat mendukung kamu dalam mengekspresikan apa yang ingin kamu sampaikan kepada audiens atau pembaca puisi kamu. Contohnya, daripada mengatakan "I love you" secara langsung, kamu bisa menggantinya dengan "I am blessed to have you in my life", atau menggunakan kalimat-kalimat lain yang ada di artikel "Biar Gak Terdengar Basi, Kamu Bisa Gunakan 27 Kata Ini Loh Untuk Bilang I Love You" yang pernah saya tulis.

  • Hadirkan Suasana yang Sesuai
    Suasana dalam puisi bisa membangkitkan nilai estetika yang ada di dalam puisi. Penggunakan metafora, ataupun deskripsi yang baik seperti "The DARKEST EVENING of the year" dan "The woods are LOVELY, DARK, and DEEP." dalam puisi Robert Frost di atas menunjukkan betapa ia memanfaatkan teknik deskripsi untuk membawa pembaca memahami suasana dalam puisi.

  • Libatkan Perasaan dalam Puisi
    Perasaan penulis yang tertuang dalam puisinya akan meninggalkan kesan yang kuat dalam benak pembaca. Ketika pembaca mampu merasakan apa yang penulis rasakan saat menulis puisi tersebut, bisa dikatakan sang penulis puisi tersebut sukses meninggalkan kesan kepada pembacanya. "But I have promises to keep" dalam puisi Robert Frost di atas menggambarkan perasaan sang penulis yang sebenarnya ingin tetap berada dalam hutan bersalju yang indah itu, namun ia merasa bertanggung jawab atas janji yang telah ia buat sehingga ia harus meninggalkan tempat itu segera demi janjinya tersebut.  
Itulah langkah sederhana yang bisa kamu terapkan untuk membuat puisi dalam bahasa Inggris. Semakin kamu sering membaca puisi, menemukan referensi serta inspirasi baru, semakin kamu mencoba untuk terus menggali ide kreatif yang ada dalam diri dan menuangkannya dalam sajak puisi yang indah nan berkesan, maka akan semakin mudah juga kamu mengembangkan kemampuan bahasa Inggris kamu secara tertulis dalam bentuk karya puisi.


Nah, pada artikel ini, saya menantang kamu untuk membuat sebuah puisi berbahasa Inggris dengan cara menuliskan puisi yang telah kamu buat dalam kolom KOMENTAR di bahah ini! Yuk buktikan bahwa kamu berani mencoba dan berkreasi dalam membuat puisi! ^.^  

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com