Adi Triasmara

Adi Triasmara

Thursday, January 28, 2016

Hindari Kesalahan-Kesalahan Ini Jika Kamu Ingin Belajar Bahasa Inggris dengan Lebih Cepat, Mudah, dan Menyenangkan!


Mungkin saat ini kamu sedang belajar bahasa Inggris untuk membekali diri dalam tes wawancara kerja, mepersiapkan ujian TOEFL, berkomunikasi dengan lebih banyak orang dari berbagai negara, atau hanya sekedar ingin bepergian ke negara-negara berbahasa Inggris dan tak ingin kebingungan, Well, apapun alasan kamu, memang kenyataannya saat ini kita semua membutuhkan kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni.

Kadang saya mendapatkan curhatan dari beberapa sahabat saya yang mengaku tidak suka belajar bahasa Inggris karena pada saat mereka bersekolah dulu, pelajaran bahasa Inggris sangat tidak menggairahkan, cenderung membosankan dan mengerikan. 

Nah, berdasar pengalaman pribadi serta observasi saya sebagai pengamat di dunia pendidikan, saya menyarankan kamu untuk hindari kesalahan-kesahalan ini untuk belajar bahasa Inggris dengan lebih cepat, efektif, dan menyenangkan:


1. Belajar Aturan Grammar

Ayuran grammar atau tata bahasa penuh dengan aturan baku, pengecualian, kegunaan yang pasti, dan lain sebagainya. Mengajaran aturan tata bahasa akan sangat membantu untuk tujuan kepenulisan akademis, namun untuk pembelajar bahasa Inggris di level pemula, saya tidak menyarankan kamu untuk memprioritaskan grammar. Belajarlah skill bahasa Inggris aplikatiif keseharian yang ada dalam kategori General English. 

2. Belajar Banyak Kosakata Baru

Betul bahwasannya perbendaharaan kata sangat esensial dalam menguasai bahasa baru, apapun itu, termasuk bahasa Inggris. Tapi tahukah kamu bahwa sesungguhnya kita hanya memerlukan kurang lebih 300 kata dalam bahasa Inggris yang penggunaannya bisa kita ulang dan kombinasikan sesuai dengan kebutuhan kita akan kata-kata tersebut. Saya sarankan kamu untuk fokus pada pengembangan penguasaan vocab untuk Kata Kerja (Ex: Write, Jump, Send, Call, etc.) terlebih dahulu, karena pada dasarnya kita lebih sering menggunakan kata kerja saat berkomunikasi.  


3. Mengulang Kalimat Tak Bermakna

Jika kamu diminta untuk mengulang beberapa kalimat yang tidak ada hubungannya dengan konteks kehidupan nyata atau tidak adanya relevansi dengan kita secara personal, nampaknya kamu akan kesulitan untuk mendapatkan profisiensi dalam bahasa Inggris. Untuk meningkatkan kelancaran berbahasa, akan jauh lebih baik jika kamu menggunakannya langsung, sehimgga kamu bisa menangkap pesan dari lawan bicara dan juga kamu akan mampu merespon dengan baik sesuai dengan konteks pembicaraan yang sedang kamu lakukan. 


4. Membaca Karya Klasik Bahasa Inggris

Para ekspert atau ahli di bidang linguistik, sepakat bahwa belajar bacaan klasik, bukan lagi merupakan hal yang efektif untuk menguasai bahasa asing. Bahasa yang "out of date" dan kosakata yang tak lagi banyak digunakan pada masa modern seperti sekarang menjadi alasannya. Alternatif yang bisa kamu pilih justru dengan membaca buku bacaan anak masa kini dengan pengantar bahasa Inggris. Segala hal biasanya diilustrasikan dengan baik dalam bahasa yang sempurna untuk pembelajar awal.


5. Menganggap Remeh Skill Listening

Kunci dari komunikasi adalah memahami secara utuh pesan yang disampaikan oleh orang lain dengan bahasa yang ia gunakan. Kalau kamu mengabaikan hal yang satu ini, kamu sedang berada di konsep pemahaman yang salah. Beberapa sekolah membuat pelajaran listening membosankan dengan hanya fokus pada daftar soal untuk dikerjakan. Seharusnya, kamu lebih sering mendengarkan, saat kamu sedang berolahraga pagi misalnya, saat makan, dll. Kamu bisa gunakan MP3 Podcast, radio, news broadcast, Youtube, dan banyak pilihan media lainnya.  

6. Belajar Bahasa dengan Cara Tradisional

Seperti yang sudah saya bahas di awal bahwa mempelajari aturan tata bahasa atau grammar dan mengingat daftar kata baru bukanlah hal yang efektif dan menyenangkan dalam belajar bahasa Inggris. .Cara tersebut tergolong tradisional. Gunakan cara yang lebih modern dan menyenangkan seperti misalnya menggunakan App untuk belajar bahasa Inggris. Kamu bisa gunakan DUOLINGO misalnya. Aplikasi yang satu ini terbukti membantu banyak pembelajar bahasa Inggris dengan media can cara yang menyenangkan. Memang banyak yang lebih nyaman untuk belajar degan cara tradisional, namun tidak ada salahnya mencoba cara-cara baru yang lebih segar atau bisa juga mengkombinasikannya dengan cara-cara yang lama. 


7. Menganggap Belajar Bahasa Sebagai Beban

Semasa saya sekolah dulu, banyak siswa yang merasa bahwa ia harus belajar bahasa Inggris demi mendapatkan nilai rapor yang bagus, lulus ujian nasional, masuk perguruan tinggi unggulan, dan lain sebagainya. Sehingga apa? Mereka yang menjadikan prosesnya sebagai beban. Jika mereka tidak mencapai target nilai yang diinginkan, mereka cenderung down. Jika kamu, pembaca sekalian, masih memiliki anggapan bahwa belajar bahasa adalah sebuah beban, cobalah mulai benahi mindset kamu. Belajar bahasa Inggris membuka lebih banyak KESEMPATAN, untuk belajar budaya baru, menikmati karya sastra, film, permainan komputer, musik, dan lain sebagainya. Bahasa Inggris membuka dunia baru bagi kitayang membuat kita menjadi orang yang lebih terbuka. Anggaplah belajar bahasa Inggris sebagai sebuah media membuka KESEMPATAN hidup yang sebesar-besarnya.


Ijinkan saya membantu kamu lebih jauh lagi dalam belajar bahasa Inggris dengan mengajak kamu membagikan kesulitan yang selama ini kamu alami saat belajar, di kolom KOMENTAR yang ada di bawah artikel ini. Update terus pengetahuan bahasa Inggris kamu di aditriasmara.com dan SHARE artikel ini jika kamu mendapatkan manfaatnya yaa!  ^.^

1 comment:

  1. Thank's kak infonya, permasalahan dalam belajar bahasa inggris sih kalo menurut aku disekolah. Karena seharusnya kita itu diajarin bahasa sehari-hari tapi kebanyakan teori tentang grammar dan kita itu disuruh ngapalin grammar bukan memahami grammar

    ReplyDelete

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com