Adi Triasmara

Adi Triasmara

Tuesday, January 5, 2016

4 Elemen Utama dalam Pembelajaran Aktif: ATSI-PC


Senang sekali di hari kerja pertama saya di tahun 2016 ini, tepatnya tanggal 5 Januari 2016, saya mendapatkan kesempatan untuk berbagi di depan puluhan guru-guru TK, SD, SMP, dan SMA Sekolah Tunas Indonesia. Di kesempatan yang berbahagia ini, saya berbagi tentang bagaimana cara menerapkan pembelajaran interaktif di kelas.

Berdasarkan pengamatan yang saya lakukan serta rangkuman dari beberapa sumber bacaan yang saya ulas, menarik bahwa ternyata konsep pembelajaran klasikal, yaitu pembelajaran pasif, masih kerap digunakan oleh para pendidik yang ada di Indonesia, bahkan mungkin di belahan negara lainnya. Siswa hanya menjadi objek 'ceramah' para pendidik selama waktu yang cukup lama, seolah mereka hanya menjadi penonton saja. 

Fakta ini disoroti oleh para pakar di dunia pendidikan, diantaranya adalah Chickering dan Gamson yang menekankan konsep bahwa 'Learning is not a spectator sport'. Proses belajar tidak sama dengan proses menonton pertandingan olahraga dimana siswa hanya melakukan 3D - Datang, Duduk, Diam.

Keterlibatan aktif siswa sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran karena pada dasarnya, pembelajaran siswa bergantung pada apa yang para siswa lakukan, oleh pada apa yang guru lakukan. Betul? Bahkan ada sebuah survey yang menyatakan bahwa seseorang hanya akan mengingat informasi yang ia baca sebesar 10% saja, 20% dari apa yang mereka dengar, 30% dari apa yang mereka lihat, dan 50% dari apa yang mereka lihat sekaligus dengar. Sedangkan, apabila orang tersebut aktif membicarakan, mendiskusikan, menuliskan, melakukan eksperimen, dan kegiatan aktif lainnya, ia bisa menerima informasi sebesar 70 hingga 90 persen.


Nah, untuk menangani masalah yang dialami oleh para pendidik yang "susah move on" dari konsep pembelajaran pasif atau konsep pembelajaran konvensional, penerapan interactive learning menjadi solusinya. Pada intinya, interactive learning adalah sebuah proses pembelajaran yang melibatkan siswa untuk aktif mempraktikkan atau mendemonstrasikan konsep pembelajaran yang baru saja ia terima dan memikirkan apa yang sedang mereka kerjakan.

Lalu, bagaimana cara menerapkan interactive teaching? Setidaknya ada empat elemen utama dalam pembelajaran aktif yang saya beri nama "ATSI-PC". Nama "ATSI-PC" ini diambil dari singkatan ke empat elemen yang saya maksud, yaitu: 1) Attention grabber, 2) Teaching Structure, 3) classroom Involvement, dan 4) Powerful Closing.

Nah, jika kamu ingin tahu tentang penerapan ke-empat elemen ini dalam pembelajaran sehari-hari di kelas, kamu bisa tinggalkan komentar di kolom di bawah ini atau bisa kontak saya melalui akun instagram dan twitter saya dengan username @aditriasmara.  

So, apa kamu siap menjadi pengajar professional yang menerapkan proses pembelajran aktif yang menyenangkan dan disukai siswa? ^.^

0 komentar:

Post a Comment

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com