Adi Triasmara

Adi Triasmara

Trainer Bahasa Inggris

Adi Triasmara kerap memberikan pelatihan bahasa Inggris untuk pelajar serta mahasiswa. BEM Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Mercu Buana Jakarta dan FSI - FISIP Universitas Indonesia pernah memakai jasanya.

Trainer Public Speaking

Adi Triasmara juga merupakan trainer public speaking yang fokus dalam teknik desain slide presentasi yang memukau. Ia juga merupakan salah satu kontributor utama dalam portal pembelajaran public speaking - www.TeknikPublicSpeaking.com.

Penulis Buku Pengembangan Diri

Bersama dengan 8 anggota Lingkar Trainer Muda Indonesia dan penulis buku best-seller "Studentpreneur Guidebook" - Arry Rahmawan, Adi Triasmara menuliskan sebuah buku pengembangan diri "Sekeping Cinta".

Anggota Lingkar Trainer Muda Indonesia

Adi Triasmara merupakan anggota aktif dari komunitas trainer muda terbesar di Indonesia: LTMI (Lingkar Trainer Muda Indonesia). LTMI juga merupakan bagian dari CerdasMulia Institute - cerdasmulia.net.

Guru Bahasa Inggris Professional

Selain aktif menulis dan memberikan pelatihan bahasa Inggris dan public speaking, Adi Triasmara juga merupakan seorang guru bahasa Inggris professional di salah satu sekolah swasta di Bintaro, Tangerang Selatan.

Thursday, January 28, 2016

Hindari Kesalahan-Kesalahan Ini Jika Kamu Ingin Belajar Bahasa Inggris dengan Lebih Cepat, Mudah, dan Menyenangkan!


Mungkin saat ini kamu sedang belajar bahasa Inggris untuk membekali diri dalam tes wawancara kerja, mepersiapkan ujian TOEFL, berkomunikasi dengan lebih banyak orang dari berbagai negara, atau hanya sekedar ingin bepergian ke negara-negara berbahasa Inggris dan tak ingin kebingungan, Well, apapun alasan kamu, memang kenyataannya saat ini kita semua membutuhkan kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni.

Kadang saya mendapatkan curhatan dari beberapa sahabat saya yang mengaku tidak suka belajar bahasa Inggris karena pada saat mereka bersekolah dulu, pelajaran bahasa Inggris sangat tidak menggairahkan, cenderung membosankan dan mengerikan. 

Nah, berdasar pengalaman pribadi serta observasi saya sebagai pengamat di dunia pendidikan, saya menyarankan kamu untuk hindari kesalahan-kesahalan ini untuk belajar bahasa Inggris dengan lebih cepat, efektif, dan menyenangkan:


1. Belajar Aturan Grammar

Ayuran grammar atau tata bahasa penuh dengan aturan baku, pengecualian, kegunaan yang pasti, dan lain sebagainya. Mengajaran aturan tata bahasa akan sangat membantu untuk tujuan kepenulisan akademis, namun untuk pembelajar bahasa Inggris di level pemula, saya tidak menyarankan kamu untuk memprioritaskan grammar. Belajarlah skill bahasa Inggris aplikatiif keseharian yang ada dalam kategori General English. 

2. Belajar Banyak Kosakata Baru

Betul bahwasannya perbendaharaan kata sangat esensial dalam menguasai bahasa baru, apapun itu, termasuk bahasa Inggris. Tapi tahukah kamu bahwa sesungguhnya kita hanya memerlukan kurang lebih 300 kata dalam bahasa Inggris yang penggunaannya bisa kita ulang dan kombinasikan sesuai dengan kebutuhan kita akan kata-kata tersebut. Saya sarankan kamu untuk fokus pada pengembangan penguasaan vocab untuk Kata Kerja (Ex: Write, Jump, Send, Call, etc.) terlebih dahulu, karena pada dasarnya kita lebih sering menggunakan kata kerja saat berkomunikasi.  


3. Mengulang Kalimat Tak Bermakna

Jika kamu diminta untuk mengulang beberapa kalimat yang tidak ada hubungannya dengan konteks kehidupan nyata atau tidak adanya relevansi dengan kita secara personal, nampaknya kamu akan kesulitan untuk mendapatkan profisiensi dalam bahasa Inggris. Untuk meningkatkan kelancaran berbahasa, akan jauh lebih baik jika kamu menggunakannya langsung, sehimgga kamu bisa menangkap pesan dari lawan bicara dan juga kamu akan mampu merespon dengan baik sesuai dengan konteks pembicaraan yang sedang kamu lakukan. 


4. Membaca Karya Klasik Bahasa Inggris

Para ekspert atau ahli di bidang linguistik, sepakat bahwa belajar bacaan klasik, bukan lagi merupakan hal yang efektif untuk menguasai bahasa asing. Bahasa yang "out of date" dan kosakata yang tak lagi banyak digunakan pada masa modern seperti sekarang menjadi alasannya. Alternatif yang bisa kamu pilih justru dengan membaca buku bacaan anak masa kini dengan pengantar bahasa Inggris. Segala hal biasanya diilustrasikan dengan baik dalam bahasa yang sempurna untuk pembelajar awal.


5. Menganggap Remeh Skill Listening

Kunci dari komunikasi adalah memahami secara utuh pesan yang disampaikan oleh orang lain dengan bahasa yang ia gunakan. Kalau kamu mengabaikan hal yang satu ini, kamu sedang berada di konsep pemahaman yang salah. Beberapa sekolah membuat pelajaran listening membosankan dengan hanya fokus pada daftar soal untuk dikerjakan. Seharusnya, kamu lebih sering mendengarkan, saat kamu sedang berolahraga pagi misalnya, saat makan, dll. Kamu bisa gunakan MP3 Podcast, radio, news broadcast, Youtube, dan banyak pilihan media lainnya.  

6. Belajar Bahasa dengan Cara Tradisional

Seperti yang sudah saya bahas di awal bahwa mempelajari aturan tata bahasa atau grammar dan mengingat daftar kata baru bukanlah hal yang efektif dan menyenangkan dalam belajar bahasa Inggris. .Cara tersebut tergolong tradisional. Gunakan cara yang lebih modern dan menyenangkan seperti misalnya menggunakan App untuk belajar bahasa Inggris. Kamu bisa gunakan DUOLINGO misalnya. Aplikasi yang satu ini terbukti membantu banyak pembelajar bahasa Inggris dengan media can cara yang menyenangkan. Memang banyak yang lebih nyaman untuk belajar degan cara tradisional, namun tidak ada salahnya mencoba cara-cara baru yang lebih segar atau bisa juga mengkombinasikannya dengan cara-cara yang lama. 


7. Menganggap Belajar Bahasa Sebagai Beban

Semasa saya sekolah dulu, banyak siswa yang merasa bahwa ia harus belajar bahasa Inggris demi mendapatkan nilai rapor yang bagus, lulus ujian nasional, masuk perguruan tinggi unggulan, dan lain sebagainya. Sehingga apa? Mereka yang menjadikan prosesnya sebagai beban. Jika mereka tidak mencapai target nilai yang diinginkan, mereka cenderung down. Jika kamu, pembaca sekalian, masih memiliki anggapan bahwa belajar bahasa adalah sebuah beban, cobalah mulai benahi mindset kamu. Belajar bahasa Inggris membuka lebih banyak KESEMPATAN, untuk belajar budaya baru, menikmati karya sastra, film, permainan komputer, musik, dan lain sebagainya. Bahasa Inggris membuka dunia baru bagi kitayang membuat kita menjadi orang yang lebih terbuka. Anggaplah belajar bahasa Inggris sebagai sebuah media membuka KESEMPATAN hidup yang sebesar-besarnya.


Ijinkan saya membantu kamu lebih jauh lagi dalam belajar bahasa Inggris dengan mengajak kamu membagikan kesulitan yang selama ini kamu alami saat belajar, di kolom KOMENTAR yang ada di bawah artikel ini. Update terus pengetahuan bahasa Inggris kamu di aditriasmara.com dan SHARE artikel ini jika kamu mendapatkan manfaatnya yaa!  ^.^

Wednesday, January 27, 2016

#TipsForTeachers: Hanya dengan 'Post-It Notes', Kamu Bisa Memainkan 5 Ice Breaking Menyenangkan Ini!


Sudah pernah mencoba 5 ice breaking sederhana menggunakan Post-It Notes?

Pada tanggal 5 Januari 2016 lalu, saat saya mendapatkan kesempatan untuk berbagi sedikit ilmu yang saya miliki tentang interactive teaching di hadapan para dewan guru Sekolah Tunas Indonesia, saya sempat menyampaikan bahwa ATTENTION-GRABBER adalah salah satu unsur yang esensial dalam proses pembelajaran aktif. Bagaimana kita mengharapkan para siswa untuk aktif terlibat jika kita tidak mampu menarik perhatian dan antusiasme mereka sejak awal pembelajaran?

Nah, dalam ATTENTION-GRABBER sendiri, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan seperti misalnya melakukan ice breaking bersama-sama, membuka kelas dengan pantun, membawakan sebuah cerita, bahkan melontarkan sebuah jokes atau candaan segar yang membuat seisi kelas tertawa merupakan bahan kita untuk mendapatkan atensi siswa, Jadi, attention grabber tidaklah melulu tentang ice breaking.

Meski demikian, kurang mampunya saya menyusun jokes atau membawakan cerita di depan kelas, membuat saya lebih sering menerapkan ice breaking sehingga saya terus belajar macam-macam ice breaking yang bisa diterapkan di kelas, salah satunya yang baru saya pelajari adalah kegiatan ice breaking yang dilakukan dengan media POST-IT NOTES yang saya dapat dari url ini. 


Berikut saya bagikan kepada sahabat pembaca sekalian 5 aktifitas ice breaking yang bisa diterapkan dengan menggunakan post-it notes. Here we go!

1. "Harta Karun Tersembunyi"

Tuliskan beberapa pertanyaan sederhana - bisa tentang  materi pelajaran minggu lalu, penjumlahan sederhana bilangan matematika, kata dalam bahasa Indonesia yang harus diterjemahkan dalam bahasa Inggris, dan lain sebagainya - dalam post it notes yang kamu punya. Lalu, tempelkan post-it notes tersebut di papan tulis dalam keadaan tertutup. 

Tunjuk seorang siswa untuk maju ke depan dan secara acak memilih post-it notes yang ada di papan, kemudian mintalah ia menjawab pertanyaan yang tertulis. Jika ia mampu menjawabnya langsung, ia berhak mendapat tepuk tangan atau reward bintang dari guru dan kemudian menunjuk siswa lain untuk meneruskan permainan. Jika ia tidak mampu menjawab, minta ia memanggil satu orang siswa lain untuk maju ke depan dan membantunya menjawab pertanyaan. Jika sudah, jangan lupa minta siswa tersebut mengucapkan terima kasih kepada siswa yang membantunya. Guru melanjutkan dengan siswa yang lain hingga post-it notes di papan tulis menjadi bersih. 


2. "Dua Fakta dan Satu Kebohongan" 

Berikan TIGA post-it notes kepada masing-masing siswa di kelas kamu. Pada dua post-it notes, minta siswa menuliskan dua hal yang mengandung unsur kebenaran atau fakta. Misalnya, dalam pelajaran bahasa Inggris, di lembar pertama siswa dapat menuliskan "AMAZING is the synonym of the word AWESOME." dan menuliskan "Past tense is used to tell people what happened in the past." pada lembar stick-it notes yang kedua. Kedua pernyataan tersebut jelas mengandung unsur kebenaran.

Sedangkan pada sisa satu lembar stick-it notes yang dimiliki siswa, minta mereka menuliskan satu hal yang mengandung unsur kebohongan atau kesalahan. Misal, "The Verb II of the word TAKE is TAKEN."(yang benar adalah TOOK). Lalu, jika sudah, minta siswa untuk membentuk kelompok kecil, 4 hingga 5 orang. Dalam group tersebut siswa diminta menunjukkan tiga post-it notes yang ia miliki dan meminta siswa lain menebak mana yang merupakan fakta atau kebenaran dan mana yang merupakan kebohongan. Siswa lain pun diperkenankan mengajukan pertanyaan terkait apa yang ada dalam stick-it notes.

Ingat bahwa contoh yang digunakan tidak bersifat mutlak. Artinya, kamu bisa mengkombinasikan atau menyesuaikan permainan ini dengan subjek yang kamu ajar atau materi yang sedang dibahas di kelas. Let us be creative educators!

3. "Mengenal Lebih Dekat"

Bagikan satu post-it notes kepada masing-masing siswa dan minta mereka untuk menuliskan 5 hal mengenai dirinya. Bebas, apapun itu. Misalnya: 1) Saya memiliki dua saudara laki-laki, 2) Saya menyukai pelajaran PE, Bahasa Inggris, dan Mandarin. 3) Saya tinggal di daerah Bintaro, Tangsel. 4) Anjing peliharaan saya bernama Chiko. 5) Olahraga favorit saya adalah lari, tapi bukan lari dari kenyataan. Hehe.. Oh iya, tidak usah meminta mereka intuk menuliskan nama mereka. Biarkan saja tanpa nama. 


Jika sudah, kumpulkan stick-it notes para siswa dan tempelkan pada papan tulis di kelas. Tunjuk satu anak untuk maju ke depan, minta ia secara acak mengambil post-it notes yang ada di papan dan membacakan 5 hal yang tertulis dengan keras. Tugas ia selanjutnya ialah menebak kepunyaan siapa post-it tersebut dengan mengaitkan fakta yang ada di dalam post-it notes dengan kepribadian temannya tersebut. Setelah ia menebak, minta ia menunjuk siswa lain, atau guru bisa melakukannya, untuk melanjutkan permainan dengan siswa yang berbeda.. Begitu seterusnya hingga post-it notes di papan habis terbuka. 

4. "Apakah Aku"

Saya akan ilustrasikan ice breaking ini sesuai dengan subject yang saya ajar, yaitu bahasa Inggris. Untuk penerapan di kelas yang berbeda, bisa disesuaikan dengan materi pembelajaran yang sedang dibahas. 

Katakanlah saat itu saaya sedang belajar tentang deskripsi binatang. Saya sudah menyiapkan beberapa post-it notes dengan nama-nama binatang dalam bahasa Inggris yang tertulis di atasnya, seperti BIRD, FISH, SNAKE, dll. Saya meminta siswa saya untuk menemukan seorang rekan bermain sehingga mereka membentuk partner dan saling berhadapan, katakanlah si A dan si B. Lalu saya menempelkan post-it notes di dahi para siswa A, dimana yang bisa melihat tulisan yang ada di notes tersebut hanyalah siswa B. Tugas si A kemudian adalah mengajukan pertanyaan YA / TIDAK (Yes-No Question) pada si B sehingga akhirnya ia mendapatkan clue dan mampu menebak binatang apa yang tertulis di dahinya. 

Misal, "Do I have four legs?", "Am I as big as a horse?", "Am I a pet?", "Do I eat vegetables?", dan lain sebagainya. Berikan batas waktu, kurang lebih 3 menit, agar si A segera menebak dan menyelesaikan permainan. Saat waktu habis, mulai lagi permainan, kali ini dengan menempelkan post-it ke siswa B. 

5. "All-Star Class"

Ini salah satu kegiatan favorit saya, yang biasa saya lakukan di akhir semester. Akan ada moment dimana di akhir semester, para siswa sudah saling mengenal satu dengan yang lainnya, baik itu sifat positfnya maupun sifat negatif yang dimilikinya. 

Berikanlah masing-masing siswa selembar kertas HVS, dan minta mereka menggambarkan diri mereka sendiri. Tidak harus bagus karena memang pada dasarnya tidak semua siswa diberkahi kemampuan menggambar yang baik. Gambar bisa dalam bentuk apapun, stick man pun tidak menjadi masalah, bahkan simbol seperti bunga pun biasanya saya ijinkan. Kemudian jika sudah, minta mereka menuliskan nama mereka dengan jelas. Guru mengumpulkan gambar tersebut dan menempelkannya di papan secara berurutan.

Bagikan beberapa post-it notes berbentuk BINTANG, kepada setiap siswa. Minta mereka untuk menuliskan kata sifat positif untuk mendeskripsikan setiap teman yang ada di kelasnya, misalkan KIND, GENEROUS, HELPFUL, FRIENDLY, atau apapun itu. Kemudian minta mereka menempelkan post-it notes bintang tersebut ke gambar teman yang ia maksud yang sudah ada di depan. Ketika semua selesai, siswa bisa membawa pulang gambar yang sudah lengkap dengan deskripsi positif tentang dirinya yang dituliskan oleh teman-teman satu kelasnya.


Nah, itulah setidaknya 5 ice breaking sederhana dengan menggunakan post-it notes yang bisa kamu adaptasi sesuai dengan kebutuhan dan relefansi pembelajaran yang ada di kelas. Menyenangkan sekali bisa terus berbagi! Bagikan pengalaman kamu dalam menggunakan post-it notes dalam ice breaking dengan meninggalkan sebuah cerita pengalaman di kolom KOMENTAR di bawah ini. 

Semoga informasi ini bermanfaat bagi sobat pembaca sekalian. Simak terus aditriasmara.com untuk mendapatkan tips n' trick serta ilmu pengetahuan yang fresh dan inspiratif tentang dunia pendidikan bahasa Inggris, publik speaking, dan pengembangan diri. Jangan lupa SHARE artikel ini yaa! Cheers! ^.^

Wednesday, January 20, 2016

Dari 4 Tipe Kepribadian Manusia Ini, Mana yang Menurut Kamu "GUE BANGET"?


"Kamu kok ngerjain tugasnya serius banget sih?" tanya Rossa saat kami berdua menggunakan waktu kami di hari Minggu untuk menyelesaikan tugas kantor di sebuah kedai kopi pilihan yang ada di kawasan Bintaro. "Iya nih, kalau aku udah ngerjain tugas, bawaannya emang serius n' fokus gini. Pengennya cepetan tuntas, selesai." jawab saya singkat sembari meminum secangkir Espresso hangat pesanan saya. 

Meski sedang serius menuntaskan pekerjaan masing-masing, terkadang kami menyela waktu kami sendiri hanya untuk membicarakan beberapa hal-hal sederhana. Misalnya tentang hobi, keluarga, almamater, dan lain sebagainya hingga ada satu topik pembicaraan yang membuat saya tahu bahwa hal yang paling sering membuat ia kesal, yaitu 'dicuekin'.

'Hmm..kayaknya Rossa tipe orang Sanguinis, nih. Wait, atau bukan ya?' pikiran tentang wanita periang berparas cantik yang lebih akrab dipanggil 'Ocha' ini terlintas begitu saja di dalam benak saya kala itu. 

Ya, berdasarkan teori yang dikembangkan oleh Hippocrates, ada setidaknya 4 tipe kepribadian manusia dilihat dari sifat-sifat dan karakter dominan yang ada di dalam dirinya. Masing-masing tipe tersebut adalah: Sanguinis, Koleris, Melankolis, dan Plegmatis.


Nah, dalam artikel ini saya akan coba bagikan beberapa ciri mengenai masing-masing tipe kepribadian tersebut agar kita bisa semakin mengenal diri sendiri sekaligus memudahkan kita dalam menjalin komunikasi dengan orang lain sesuai dengan tipe kepribadiannya masing-masing. So, here we go!

1. Sanguinis

They are talkers more than they are listeners. Tipe sanguinis ini dikenal sebagai pribadi yang ceria, ramah, mudah bergaul, energetik, penuh rasa ingin tahu, memiliki hati yang tulus, murah senyum, dan optimis. Orang-orang dalam tipe ini memiliki kecenderungan untuk selalu ingin membagikan cerita yang ia miliki pada orang lain dan merasa senang jika ia menjadi pusat perhatian. 

Kasih sayang, perhatian, ketenaran, dan dukungan dari orang lain adalah hal-hal yang disukai oleh seorang Sanguinis. Meski demikian, pribadi yang susah diam ini terkadang suka membesar-besarkan masalah, mudah lupa, kurang memiliki disiplin waktu, dan lebih fokus pada 'how to spend money' daripada 'how to earn/save money'. Ia juga paling tidak suka berada dalam suasana sepi kesendirian.


Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa antusiasme dan keceriaan para Sanguinis selalu menjadi penghangat suasana saat sedang berkumpul bersama. Mereka juga biasanya hadir dengan ide dan inisiatif baru yang segar.  

2. Koleris

Pernah punya teman yang saat bekerja kelompok, ia lebih sering memimpin, mengatur satu dan lain hal, bahkan mengerjakan tugas-tugasnya dengan rapih dan tepat waktu? Jika pernah menemukan teman yang seperti ini, bisa jadi ia adalah pribadi Koleris. Mereka bersikap berani, suka memimpin, hidup dengan semangat tinggi, bebas, tegas, mandiri, menyukai tantangan, dan juga produktif.

Tipe kepribadian yang juga dikenal memiliki visi atau tujuan yang jelas dan berorientasi pada target capaian, di sisi lain, juga merupakan pribadi yang terkadang terlalu kaku, tidak sabaran, "men-Tuhan-kan" pekerjaan, dan cenderung suka menuntut orang lain. Tak jarang ia juga kerap kehilangan emosinya, alias bersikap sedikit tempramental.


Dan salah satu ciri khas orang-orang dengan tipe kepribadian Koleris adalah ia senang menyibukkan diri dan setiap kegiatan yang ia lakukan biasanya memiliki tujuan atau output yang jelas, yang sudah ia pikirkan secara matang sebelumnya. 

3. Melankolis

Seorang Melankolis sering disebut "Miss Perfect" atau "Mr. Perfect". Ya, orang-orang dengan tipe kepribadian melankolis menyukai kesempurnaan. Mereka dikenal romantis, pemikir, memiliki hidup yang teratur, tekun, setia, dan selalu berpikir sungguh-sungguh dan membuat perencanaan matang sebelum mereka melakukan tindakan dalam hidupnya. Mereka juga dinilai memiliki nilai seni artistik yang tinggi dalam hidupnya.

Tapi, tipe ini kerap bermasalah dengan perangainya terkadang pendendam, pesimistik, memiliki rasa curiga yang besar, dan mudah depresi karena ia melihat masalah dari sisi negatif. Seorang melankolis tidak terlalu mudah bersosialisasi, meski tidak semua orang dengan tipe ini berlaku demikian. Tak jarang mereka juga dinilai sebagai 'Si Tukang Kritik' atau 'Si Tukang Komplain'.


Orang-orang dengan tipe kepribadian dominan melankolis memiliki performa baik dan merasa puas dan bahagia walau berperan 'di balik layar' tanpa harus menjadi pusat perhatian. Hidupnya yang tertib juga membuat mereka menjadi pribadi yang tuntas, yaitu melakukan suatu pekerjaan yang telah ia mulai sampai benar-benar selesai.

4. Plegmatis

Tibalah kita dalam penjelasan mengenai tipe kepribadian manusia yang terakhir, yaitu Plegmatis. Kalau kamu adalah orang yang menyukai perdamaian, cenderung menghindari konflik, bijaksana meski tak banyak bicara, kemungkinan besar kamu adalah seorang dengan tipe kepribadian Plegmatis yang dominan. Plegmatis dikenal sabar, kalem, sederhana, netral, dan merupakan pendengar yang baik.

Dilihat dari sisi negatifnya, tipe kepribadian plegmatis ini terkadang kurang antusias dalam melakukan beberapa hal baru. Ia juga lebih suka menjadi penonton daripada langsung ambil bagian dalam beberapa kegiatan. Dalam beberapa situasi, rasa khawatir yang dimilikinya cenderung sangat besar bahkan ia cenderung menghindari tanggung jawab.


Meski demikian, kenyataan bahwa orang-orang tipe Plegmatis ini merupakan penengah yang baik tidak bisa dipungkiri lagi adanya. Mereka memiliki kepedulian yang tinggi, yang biasanya membuat orang lain merasa damai saat ada didekatnya.  


Jadi, itulah 4 tipe kepribadian manusia yang pernah saya pelajari. Yang jelas, setiap orang memiliki empat jenis kepribadian ini di dalam dirinya masing-masing, namun biasanya ada salah satu tipe kepribadian yang PALING DOMINAN dan menjadi bagian utama dari hidupnya. Kalau saya pribadi, misalnya, berdasarkan observasi saya pribadi dan tes kepribadian yang pernah saya ambil, karakteristik dominan saya adalah kolerik (Koleris), meski saya menyadari adanya karakter lain di dalam diri saya yang tidak terlalu menonjol seperti Melankolis, misalnya.

Everyone is uniquely born different. Perbedaan karakteristik dominan ini bukan diniatkan untuk mengkotak-kotak'kan manusia dalam golongan-golongan tertentu, apalagi menjadi excuse alias alasan untuk tidak melakukan yang terbaik dalam hidup ini.

Namun, hal ini justru memudahkan kita lebih mengenal diri sendiri sehingga masing-masing dari kita diharapkan mampu mengeluarkan potensi terbaik kita berdasarkan dengan jenis kepribadiannya masing-masing. Mengetahui tipe kepribadian diri sendiri dan orang lain juga secara tidak langsung akan memudahkan kita dalam menjalin komunikasi dengan orang lain.

So, dari 4 tipe kepribadian manusia ini, manakah kira-kira tipe dominan dalam diri kamu? SHARE dalam kolom komentar di bawah ini yaa! ^.^

Friday, January 15, 2016

Cara Mudah untuk Kurangi Penggunaan Kata "Ehmm..." Saat Melakukan Presentasi


Apa kamu seorang pelajar? Mahasiswa? Karyawan, direktur, atau mungkin pengusaha? Apapun pekerjaan kamu, saya yakin kamu sudah cukup akrab dengan dunia presentasi dimana kamu harus menyampaikan sebuah pesan kepada sekelompok orang yang berada di depan atau sekelilingmu. 

Nggak jarang kondisi tersebut membuat kita nervous, ya? Atau takut, panik, bingung, lutut gemetar, keringat dingin membasahi dahi, dan lain sebagainya. Alhasil, terkadang dengan atau tanpa kita sadari, saat kita berbicara, kita sering menggunakan kata-kata pengisi yang nggak bermakna dan cenderung sedikit mengganggu, seperti kata "Ehmm..." contohnya.

Thursday, January 14, 2016

Apa Kamu Masih Salah Mengucapkan 30 Kata dalam Bahasa Inggris Ini? (Part II - Finished)


Artikel ini adalah artikel seri kedua dari tulisan saya yang ada DISINI. Dalam artikel lanjutan ini, saya akan bagikan 15 kata dalam bahasa Inggris lainnya yang kerap diucapkan dengan kurang tepat oleh para pembelajar bahasa Inggris bahkan juga kadang oleh para penutur bahasa Inggris asli nya. Jika kamu belum sempat membaca seri artikel pertama ini, silahkan klik DISINI.

16. Quote: Cara pengucapan yang benar adalah 'Kwo-te'. Sedangkan pengucapan 'Coat' seperti yang kadang masih digunakan oleh beberapa orang masih salah. 

17. Sour: Kata ini diucapkan 'Sower', seperti halnya dalam pengucapan 'Power', bukan diucapkan 'Saar'.

18. Quinoa: Pelafalan yang benar dari kata ini adalah 'Keen-wah', bukan 'Keenoah'. 

19. Ethyl: Kata ini sering dibaca 'eethail' oleh sebagian orang, padahal cara pengucapan yang tepat adalah 'A-thil'.

20. Porsche: Cara pengucapan kata ini yang benar adalah 'Por-shuh' meski kerap dilafalkan 'Porsh'.

21. Salon: Terkadang kata ini diucapkan 'suh-loon', yang sebenarnya kurang tepat. Cara mengucapkan kata 'Salon' yang tepat adalah 'Sa-lon' ('Sa' seperti dalam kata 'Apple', dan 'lon' seperti dalam pelafalan 'John').

22. Police: Kata ini bukan dilafalkan 'Poo-leece' seperti yang mungkin kerap terdengar, namun seharusnya dilafalkan 'Puh-leece'.

23. Chauvinism: 'Shoh-vuh-niz-uh-m' adalah bagaimana kita mengucapkan kata 'Chauvinism' ini, bukannya 'Chow-vi-ni-zum'.

24. Coupon: Pengucapan yang benar adalah 'Koo-pon' ('pon' seperti dalam 'pawn). Biasanya kata ini diucapkan dengan salah dengan pelafalan 'Koo-pun'.

25. Gauge: Biasanya beberapa orang mengucapkan kata ini 'gauj', padahal cara pengucapan yang benar adalah 'gayj'.

26. Raspberry: 'Raz-ber-ee' adalah cara pengucapan yang benar dari kata ini. Huruf 'P' dalam kata 'Raspberry' tidak seharusnya ikut dilafalkan, jadi bukan dibaca 'Rasp-berry'.

27. Cocoa: Pengucapan 'koh-koh-wa' yang mungkin saja masih kamu lakukan itu salah. Cara pengucapan yang benar adalah 'koh-koh'.

28. Capris: Pelafalan yang benar dari kata 'Capris' adalah 'Kuh-preez', bukannya 'cape-reese'.

29. Victuals: 'Vittles' adalah cara pelafalan yang tepat dari kata ini, bukannya 'vik-choo-als' yang biasa dilafalkan oleh beberapa orang.

30. Plumber: Kata ini bukan dilafalkan 'Plum-ber', tetapi seharusnya 'Plume(r)'. Huruf 'B' dalam kata 'Plumber' seharusnya silent alias tidak diucapkan.


Apa Kamu Masih Salah Mengucapkan 30 Kata dalam Bahasa Inggris Ini? (Part I)


Seperti yang sahabat pembaca semua tahu, bahasa Inggris adalah salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia ini. Banyak penduduk di berbagai berbagai belahan dunia, mulai dari Eropa, Afrika, hingga Asia sudah mahir menggunakan bahasa Inggris, baik secara lisan ataupun tertulis. 

Tapi, tidak jarang juga banyak dari penutur bahasa Inggris tersebut yang masih membuat kesalahan dalam proses pembelajarannya. Tentu hal yang normal, bukan? Nah, salah satu kesalahan yang kerap dibuat adalah masalah pengucapan atau pronunciation. 

Dari URL ini, saya coba bagikan 30 kata dalam bahasa Inggris yang pengucapannya kerap salah, bahkan juga kadang dilakukan oleh penutur bahasa Inggris asli (native speakers). Ini dia 30 kata tersebut:

1. Almond: Buah kering yang satu ini dilafalkan 'Ah-mund' (pengucapan huruf 'U' sama seperti pengucapannya dengan kata 'SUN'). 'L' dalam kata 'Almond' menjadi silent alias tidak dilafalkan. Jadi, kamu bukan mengucapkannya 'Aal-mund'. 

2. Bury: Cara pengucapan kata yang satu ini sama dengan cara pengucapan kata 'Berry', yaitu: Be-ri, bukan beu-ri ataupun burr-ri.

3. Dengue: Salah satu jenis penyakit ini dilafalkan 'Den-gee' (pengucapan 'gee' sama seperti pengucapan 'cheese' yaitu dengan 'i' yang panjang), bukannya 'Den-goo'.

4. Dessert: Dilafalkan 'Dizz-urt', (pelafalan 'U' seperti dalam kata 'Sun'), bukan 'des-ert' yang kadang diucapkan beberapa orang. 

5. Schedule: Berdasarkan standard pengucapan American English, kata yang satu ini dibaca 'sked-jule'. Sedangkan, menurut standard pelafalan British English, 'shed-yool' adalah cara pengucapan yang benar. 

6. Zebra: Dalam American English, kata 'Zebra', dilafalkan 'Zee-bra'. Di sisi lain, dalam British English dilafalkan 'Zeb-ra'.

7. Niche: Kata ini dibaca 'Nee-sh' dalam American English sedangkan dalam British English, kata Niche dibaca Nitch.

8. Bowl: Bukan 'ba-ool' cara pengucapan yang benar, tapi, cara pelafalan yang benar adalah 'bo-hl'.

9. Euler: Kata ini dilafalkan seperti kamu mengucapkan kata 'Oiler', bukan diucapkan 'Yuler' atau 'Yular'.

10. Truth: Sebuah kata yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti 'Kebenaran' ini diucapkan 'troo-th' (seperti dalam 'boo'), bukannya diucapkan 'tru-th'.

11. Epitome: Meski pengucapan kata yang satu ini kerap terdengar seperti 'Ep-i-tome', padahal cara pengucapan yang benar adalah 'Ep-i-tummy'.

12. Develop: Pelafalan yang benar adalah 'D+vay+lupp', bukan 'Day+vay+lupp'.

13. Pizza: Cara pengucapan yang tepat adalah 'Peet-zuh', bukan 'Pi-za'.

14. Monk: Kata ini seharusnya dilafalkan 'muhngk' (pengucapan bunyi vokal seperti dalam kata 'drunk'). Kadang 'Monk' ini sering salah cara pengucapannya menjadi 'mawnk'.

15. Genre: 'Zhon-ruh' adalah cara yang tepat untuk melafalkan kata yang biasanya berkaitan dengan karya seni, seperti musik atau film, ini. Orang-orang kadang mengucapkannya dengan salah, yaitu 'Jen-ner'.

Temukan 15 kata yang lain yang pengucapannya kerap salah dalam seri kedua artikel ini dengan kliki link INI sekarang juga! ^.^ 

Tuesday, January 12, 2016

Sudah Tahu Perbedaan Makna Denotasi dan Konotasi dalam Bahasa Inggris?


Apa yang terlintas di dalam benak kamu ketika kamu mendegar kata "English"? ^.^

Bahasa adalah sebuah simbol yang digunakan oleh seorang manusia untuk mengekspresikan ide atau gagasan, perasaan, atau objek tertentu. Karena bahasa hanyalah simbol yang digunakan untuk merepresentasikan semua yang sudah disebutkan di atas, maka dalam bahasa apapun termasuk bahasa Inggris, kita pun bisa mengartikan sebuah kata dengan lebih dari satu cara, misalnya kita bisa mengartikannya berdasarkan makna DENOTASI dan KONOTASI. 

Arti atau makna denotatif adalah arti literal sesungguhnya dari sebuah kata. Misalnya, kata 'HOME' memiliki makna denotatif 'Place where we live in'. Sedangkan, makna konotatif merujuk pada asosiasi, emosi, dan perasaan yang terikat dalam sebuah kata. Contonya, makna konotatif dari kata 'HOME' adalah 'Family', 'Love', 'Comfort', atau 'Security'. 

Secara garis besar, makna konotatif dibagi menjadi tiga:
1) Positive (Favorable) Connotation - Adalah asosiasi positif dari sebuah kata.
2) Negative (Unfavorable) Connotation - Adalah asosiasi kata yang menimbulkan respons negatif terhadap kata yang dimaksud.
3) Neutral Connotation - Adalah kata yang sama sekali tidak memunculkan reaksi emosional apapun.

Contoh-contoh lain bisa dilihat dalam daftar berikut:
a) RAIN - Denotative Meaning: Water that falls in drops from the cloud // Connotative Meaning: Freshness, Coolness, Misery, Depression.
b) WHITE - Denotative Meaning: The color white // Connotative Meaning: Innocence, Purity, Beauty, Peace.
c) ROSE - Denotative Meaning: Flower with a sweet smell // Connotative Meaning: Beauty, Special Days, Love, Romance.
d) WOLF - Denotative Meaning: A wild animal related to the dog // Connotative Meaning: Danger, Fear, Courage.
e) DOLL -  Denotative Meaning: Child's toy in the shape of a person // Connotative Meaning: Joy, Smile, Beauty.


Nah, jika sahabat pembaca pada suatu saat nanti menemukan sebuah bacaan dalam bahasa Inggris, atau bahkan ketika melakukan percakapan dalam bahasa Inggris, mungkin kamu bisa menemukan kata-kata yang sebenarnya digunakan secara konotatif sehingga kamu harus menebak dahulu maksud dibalik kata-kata tersebut. Perbanyaklah berlatih untuk menemukan makna kata denotatif dan konotatif dari kata-kata yang sering kita gunakan sehari-hari.

Jadi, apa kamu punya daftar contoh yang lain? ^.^

Tuesday, January 5, 2016

4 Elemen Utama dalam Pembelajaran Aktif: ATSI-PC


Senang sekali di hari kerja pertama saya di tahun 2016 ini, tepatnya tanggal 5 Januari 2016, saya mendapatkan kesempatan untuk berbagi di depan puluhan guru-guru TK, SD, SMP, dan SMA Sekolah Tunas Indonesia. Di kesempatan yang berbahagia ini, saya berbagi tentang bagaimana cara menerapkan pembelajaran interaktif di kelas.

Berdasarkan pengamatan yang saya lakukan serta rangkuman dari beberapa sumber bacaan yang saya ulas, menarik bahwa ternyata konsep pembelajaran klasikal, yaitu pembelajaran pasif, masih kerap digunakan oleh para pendidik yang ada di Indonesia, bahkan mungkin di belahan negara lainnya. Siswa hanya menjadi objek 'ceramah' para pendidik selama waktu yang cukup lama, seolah mereka hanya menjadi penonton saja. 

Fakta ini disoroti oleh para pakar di dunia pendidikan, diantaranya adalah Chickering dan Gamson yang menekankan konsep bahwa 'Learning is not a spectator sport'. Proses belajar tidak sama dengan proses menonton pertandingan olahraga dimana siswa hanya melakukan 3D - Datang, Duduk, Diam.

Keterlibatan aktif siswa sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran karena pada dasarnya, pembelajaran siswa bergantung pada apa yang para siswa lakukan, oleh pada apa yang guru lakukan. Betul? Bahkan ada sebuah survey yang menyatakan bahwa seseorang hanya akan mengingat informasi yang ia baca sebesar 10% saja, 20% dari apa yang mereka dengar, 30% dari apa yang mereka lihat, dan 50% dari apa yang mereka lihat sekaligus dengar. Sedangkan, apabila orang tersebut aktif membicarakan, mendiskusikan, menuliskan, melakukan eksperimen, dan kegiatan aktif lainnya, ia bisa menerima informasi sebesar 70 hingga 90 persen.


Nah, untuk menangani masalah yang dialami oleh para pendidik yang "susah move on" dari konsep pembelajaran pasif atau konsep pembelajaran konvensional, penerapan interactive learning menjadi solusinya. Pada intinya, interactive learning adalah sebuah proses pembelajaran yang melibatkan siswa untuk aktif mempraktikkan atau mendemonstrasikan konsep pembelajaran yang baru saja ia terima dan memikirkan apa yang sedang mereka kerjakan.

Lalu, bagaimana cara menerapkan interactive teaching? Setidaknya ada empat elemen utama dalam pembelajaran aktif yang saya beri nama "ATSI-PC". Nama "ATSI-PC" ini diambil dari singkatan ke empat elemen yang saya maksud, yaitu: 1) Attention grabber, 2) Teaching Structure, 3) classroom Involvement, dan 4) Powerful Closing.

Nah, jika kamu ingin tahu tentang penerapan ke-empat elemen ini dalam pembelajaran sehari-hari di kelas, kamu bisa tinggalkan komentar di kolom di bawah ini atau bisa kontak saya melalui akun instagram dan twitter saya dengan username @aditriasmara.  

So, apa kamu siap menjadi pengajar professional yang menerapkan proses pembelajran aktif yang menyenangkan dan disukai siswa? ^.^

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com