Adi Triasmara

Adi Triasmara

Trainer Bahasa Inggris

Adi Triasmara kerap memberikan pelatihan bahasa Inggris untuk pelajar serta mahasiswa. BEM Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Mercu Buana Jakarta dan FSI - FISIP Universitas Indonesia pernah memakai jasanya.

Trainer Public Speaking

Adi Triasmara juga merupakan trainer public speaking yang fokus dalam teknik desain slide presentasi yang memukau. Ia juga merupakan salah satu kontributor utama dalam portal pembelajaran public speaking - www.TeknikPublicSpeaking.com.

Penulis Buku Pengembangan Diri

Bersama dengan 8 anggota Lingkar Trainer Muda Indonesia dan penulis buku best-seller "Studentpreneur Guidebook" - Arry Rahmawan, Adi Triasmara menuliskan sebuah buku pengembangan diri "Sekeping Cinta".

Anggota Lingkar Trainer Muda Indonesia

Adi Triasmara merupakan anggota aktif dari komunitas trainer muda terbesar di Indonesia: LTMI (Lingkar Trainer Muda Indonesia). LTMI juga merupakan bagian dari CerdasMulia Institute - cerdasmulia.net.

Guru Bahasa Inggris Professional

Selain aktif menulis dan memberikan pelatihan bahasa Inggris dan public speaking, Adi Triasmara juga merupakan seorang guru bahasa Inggris professional di salah satu sekolah swasta di Bintaro, Tangerang Selatan.

Friday, December 30, 2016

Ini Dia Bagaimana Kamu Bisa Menggunakan Lagu Sebagai Media Belajar Bahasa Inggris


Hallo teman-teman! Saya yakin di antara pembaca blog ini (cukup) banyak yang suka mendengarkan musik, mulai dari dangdut, pop, rock, hingga hiphop. Mendengarkan lagu memang jadi salah satu aktifitas yang menyenangkan bagi sebagian orang, termasuk saya. Lagu bisa mewakili apa yang kita pikirkan, apa yang kita rasakan, bahkan juga mewakili identitas diri kita sehingga kadang kita bilang, “Hmmm.. Lagu ini GUE BANGET nih!”

Bicara soal selera musik, tentu tiap orang memiliki seleranya masing-masing dan kita nggak boleh bilang kalau tipe lagu yang kita suka yang paling oke dong. Ada yang suka jazz, pop, hingga metal (mellow total?). Ada yang suka lagu berbahasa Indonesia, ada juga yang berbahasa Inggris.

Seperti yang saya bilang tadi, saya nggak akan mendebatkan selera musik yang teman-teman punya, namun karena kita sedang ada di blog belajar bahasa Inggris, we’re gonna focus on English songs! Yay!

Tuesday, December 20, 2016

Kalau Kamu Tahu Cara-Cara Mudah Ini, Saya Yakin Kamu Bisa Hilangkan Kebiasaanmu Menunda



'Sebentar lagi', 'besok', 'minggu depan', 'bulan depan', 'tahun depan', sampai 'tunggu lebaran kuda' adalah jawaban yang sering saya lontarkan ketikaaa.. Mmm wait, yang terakhir bukan jawaban saya sih, itu jawaban.. Ah sudahlah. Hihihi...

Anyway, saya selalu ingat masa-masa dimana setiap kali ibu menyuruh saya melakukan sesuatu, termasuk belajar, saya kerap menunda dengan menyebutkan berbagai alasan. Mulai dari alasan-alasan yang masuk akal hingga alasan-alasan yang hanya masuk telinga kanan dan keluar telinga kiri ibu, saya sebutkan dengan jelas. Waaa..ampuni aku Ibu! Aku tidak mau dikutuk menjadi batu! Hiks...

Thursday, October 20, 2016

Hari Gini Masih Gak PD? Ih, Bukan Jamannya! Coba 5 Langkah Ini untuk Tingkatkan Rasa Percaya Dirimu!


"Percuma juga kok jadi ganteng atau cantik. Kalau 'gak PD, 'gak bakal jadi apa-apa deh...", celotehku saat mengomentari salah satu sahabat yang suka minder karena merasa wajahnya pas-pas an... Mungkin ia merasa wajahnya pas-pas an karena membandingkannya dengan wajahku yang ganteng mempesona ini ya? Eaaaaakkk! Haduhhh.. Maaf maaf, emang kadang suka kepedean gini. Huehehe..

Anyway, belajar dari mentor saya, Mas Brili Agung, dan juga Raditya Dika yang menyebutkan bahwa cara paling mudah dalam menggali IDE adalah melalui kegelisahan, hari ini saya bersyukur sekali karena merasa gelisah. Hasilnya, saya menemukan ide menulis yang cihuy banget nih hari ini!

Monday, October 10, 2016

Monolog: Sebuah Variasi Asyik dalam Belajar Bahasa Inggris!


Saya yakin bukan hanya orang gila yang pernah berbicara dengan dirinya sendiri. Saya yakin bahwa setiap orang: saya, kamu, kalian, dan mereka, disadari atau tidak, pernah melakukan percakapan dengan dirinya sendiri. Meski kadang tidak diucapkan secara keras, tapi setidaknya kita pernah berbicara dengan diri kita sendiri di dalam hati. 

Sunday, October 9, 2016

Keuntungan-Keuntungan Inilah yang Kamu Dapatkan Saat Memakai Kamus dalam Bahasa Inggris!



"What is the meaning of the word 'procastinate', Sir?" Itulah pertanyaan yang saya lontarkan ketika mengikuti kelas Extensive Reading di kampus tempat saya belajar bahasa Inggris dulu. Dengan santai, dosen saya pun menjawab, "Please take a look at your dictionary."

Dictionary? Kamus? Jika saja kamu tahu kamus Oxford yang biasa digunakan oleh saya dan teman-teman kuliah saya, mungkin kamu mengira bahwa itu hanya akan kami gunakan untuk bantal, mengganjal pintu, ataupun melempar pencuri yang berusaha lari membawa barang curiannya. Tebalnya bukan main!

Karena tebal dan beratnya kamus tersebut, tak heran bahwa biasanya kamus tersebut hanya menjadi 'pajangan' di meja belajar kami, atau bahkan 'pemberat' bagi tas kami yang sebenarnya memang sudah berat. Fyuuu..

Sunday, September 25, 2016

Ini Dia 7 Ungkapan Keren dalam Bahasa Inggris untuk Katakan Betapa Bahagianya Kamu!


Sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, kita semua sebagai insan manusia dikaruniai kemampuan untuk berpikir. Memikirkan tentang masa depan, memikirkan tentang kehidupan yang sedang kita jalani saat ini, atau bahkan memikirkan mantan. Ceileee yang langsung baper! Hehehe.. Bercanda sih, tapi kan memang demikian adanya. Nah, selain tercipta sebagai makhluk yang berpikir, manusia juga tercipta sebagai makhluk yang merasa.

Sunday, September 4, 2016

Inikah Saat Dimana Era Senioritas Tergantikan oleh Era Pembelajar Sejati?

Tulisan ini saya persembahkan untuk semua rekan guru di Yayasan Sekolah Tunas Indonesia serta bapak ibu guru di seluruh Indonesia yang masih membutuhkan pendalaman pemahaman mengenai program Guru Pembelajar. 

Setelah memulai program sosialisasi program Guru Pembelajar dengan menunjukkan hasil riset Prof. John Hattie dari the University of Auckland tentang faktor penentu prestasi siswa, sebuah diskusi yang menarik terjadi. Sebuah diskusi tentang kriteria guru yang baik atau "What Makes a Good Teacher" yang dilakukan oleh guru-guru Sekolah Tunas Indonesia hari Jumat - 2 September 2016 - lalu.

Tuesday, August 16, 2016

Wonderful Life Lesson from "Charming C"


I don’t know where to start, but once I told Ibu Rin Sutartini - who becomes my partner as an instructor in Pelatihan Instruktur Nasional Guru Pembelajar Bahasa Inggris Reg. Jawa Timur – simple thing: “To be one of the trainees is already a joy for me, bu.”

Adalah suatu hal yang cukup mengejutkan bagi saya ketika mendapat informasi dari kepala sekolah bahwa nama saya ada di dalam daftar peserta Pelatihan Instruktur Nasional Guru Pembelajar Bahasa Inggris Reg. Jakarta pada tanggal 15 hingga 24 Juli 2016 lalu di Fave Hotel PGC Cililitan. Terlepas dari rasa terkejut yang sama miliki kala itu, saya mengikuti keseluruhan proses pelatihan dengan sepenuh hati dan terus mencoba melakukan yang terbaik dalam setiap kegiatan yang diagendakan.

Monday, May 9, 2016

#GrammarGuide: Simple Present Tense (Part II)


Sobat pembaca sekalian pasti sudah tahu dong ya Penggunaan Simple Present Tense dalam bahasa Inggris? Jika belum, silahkan baca tulisan saya sebelumnya DISINI.

Nah, kalau kamu sudah paham dengan fungsi pemakaian Simple Present Tense, saya ingin menambahkan beberapa hal yang tidak kalah pentingnya. Simak yaa! ^.^

Pada dasarnya, Simple Present Tense menggunakan bentuk kata kerja pertama (V1), seperti misalnya WORK, STUDY, LISTEN, dan lain sebagainya. Namun, yang perlu digaris bawahi adalah, jika subjek kalimat yang akan kamu gunakan adalah orang ketiga (HE, SHE, IT), maka kamu harus menambahkan huruf 's' atau 'es' di belakang kata kerja yang kamu pakai. Perhatikan contoh berikut:

*) "Andy always STUDIES (bukan 'Study') Music after dinner."
*) "My sister, Ani, BRUSHES (bukan 'Brush') her teeth twice a day."
*) "It always RAINS (bukan 'Rain') a lot in winter."


Nah, kamu bisa menganalisa kalimat-kalimat contoh di atas. Kata kerja yang digunakan selalu berimbuhan 'S' atau 'ES' karena subjek kalimat adalah orang ketiga: Andy, My sister, dan It.

Lalu, bagaimana jika subjek kalimat adalah orang pertama dan orang kedua? Jika subjek kalimat yang diguanakan adalah orang pertama dan kedua (I, You, We, They), kamu tidak perlu laagi menambahkan 'S' atau 'ES' dibelakang kata kerja yang kamu gunakan. Cukup pakai bentuk dasar dari kata kerja tersebut. Perhatikan contoh berikut ini:

*) "I always STUDY (bukan 'Studies) Music after dinner."
*) "Ani, Sisca, and Rossa BRUSH (bukan 'Brushes') their teeth twice a day."
*) "Me and uncle John always GO (bukan 'Goes') to the mall every weekend."

Sebagai bahan latihan. coba selesaikan soal-soal berikut dengan memilih bentuk kata kerja yang tepat untuk memastikan pemahaman kamu:

a) Every Monday, Sally (DRIVE / DRIVES) her kids to football practice.
b) The swimming pool (OPEN / OPENS) at 7:00 in the morning.
c) Angie and Jessica are good students. They always (DO / DOES) their homework well.
d) The business card (IS / AM / ARE) regularly well-designed. I always (VOLUNTEER / VOLUNTEERS) myself to print the card, though.
e) I hate living in Seattle because it always (RAIN / RAINS).
f) Bad driving (CAUSE / CAUSES) accidents.
g) My students (SPEAK / SPEAKS) a little English.
h) Andy, Ronald, and I never (DRINK / DRINKS) coffee.

Bagaimana? Mudah sekali bukan? Coba tuliskan jawaban kamu dalam kolom KOMENTAR di bawah artikel ini yaa, dan kita lihat berapa soal yang sukses kamu jawab dengan tepat! ^.^


Tapi sebagian dari kamu mungkin masih menyimpan pertanyaan mengenai bagaimana bila kita ingin membuat kalimat negatif dan kalimat tanya dalam present simple tense. Hmm..kamu tidak perlu khawatir, saya akan tuliskan bagaimana cara mudah membuat kalimat negatif dan kalimat tanya dalam Simple Present Tense pada tulisan saya berikutnya.

So, stay tuned di aditriasmara.com, follow saya di twitter atau IG @aditriasmara, atau gabung di forum belajar bahasa Inggris saya DISINI sekarang juga! Share artikel ini jika bermanfaat yaa! ^.^

Saturday, May 7, 2016

Inilah Alasan Mengapa Menonton Film Bisa Membantumu Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris!


"Adakah cara menyenangkan untuk belajar meningkatkan kemampuan bahasa Inggris?"

Mungkin pertanyaan ini sempat hinggap di kepala kamu. Ya, kamu yang sedang berusaha belajar bahasa Inggris namun merasa kesulitan belajar melalui buku-buku tebal yang berisikan banyak rumus tata bahasa grammar yang terlihat rumit. Hehe..

Tapi, tenang saja. Kamu tak perlu khawatir akan hal itu karena dalam artikel ini saya akan sedikit berbagi satu cara yang menyenangkan yang biasa saya pergunakan untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya: MENONTON FILM. Eits, dengan catatan, menonton film berbahasa Inggris seperti Captain America: Civil War yaa, bukan film berbahasa Indonesia, apalagi India. Hehe..


Nah, mungkin saat ini kamu bertanya-tanya, "Menonton film kan sebuah aktivitas bersenang-senang. Lalu bagaimana mungkin kita bisa belajar pada saat yang bersamaan dengan bersenang-senang?" Wajar saja jika kamu bertanya-tanya akan hal itu, namun berikut saya jabarkan alasannya:

1. Belajar REAL ENGLISH, Bukan Textbook English

Jika kita melihat film-film Indonesia, tentu kita sadar bahwa bahasa yang digunakan oleh para pemeran di dalam film tersebut adalah bahasa keseharian yang biasa kita dengar dan gunakan saat berkomunikasi. Sama halnya dengan film-film Inggris atau Amerika. Bahasa yang mereka gunakan adalah REAL ENGLISH, bahasa yang memang digunakan dalam keseharian, bukan bahasa-bahasa textbook yang kadang terkesan kaku dan terlalu formal. Bahasa yang kamu dengar dalam film-film tersebut bersifat natural, sama seperti apa yang diucapkan oleh para native speakers. Hal ini akan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris lisanmu.   

2. Belajar KOSAKATA BARU Berdasarkan Konteks

Mungkin sebagian dari kamu masih mengandalkan daftar kosakata atau vocabulary list untuk memperkaya perbendaharaan kata yang kamu miliki. Bukan hal yang salah, namun dengan menonton film, kamu bisa menambah perbendaharaan kata yang kamu miliki dengan lebih menyenangkan, bahkan sesuai dengan konteksnya. Katakanlah kamu menyukai film bertema kriminal, lalu kamu menemukan kata "DETECTIVE". Dengan melihat ke dalamm kamus, kamu mungkin paham arti kata detective. Namun, dengan menonton film, selain kamu mengetahui arti dari kata detective tersebut, kamu juga akan mengetahui kapan, bagaimana, dan dalam konteks apa kata tersebut kita gunakan.

3. Belajar BAGAIMANA Sesuatu DISAMPAIKAN

Banyak orang yang percaya bahwa 30% dari pesan apa yang ingin kita sampaikan itu keluar melalui kata-kata. Lalu, bagaimana dengan 70% sisanya? 70% sisanya berasal dari BAGAIMANA kita menyampaikannya, seperti ekspresi wajah yang kita gunakan, bahasa tubuh, atau jenis suara dan intonasi yang kita gunakan. Sederhananya, kata "I LOVE YOU" bisa digunakan dalam beragam konteks yang berbeda. Misalnya seseorang mengatakan "I LOVE YOU" setelah mereka (biasanya pasangan) beradu argumen, atau sesorang ibu mengatakan demikian kepada anaknya, atau kata "I LOVE YOU" yang disampaikan dengan kemarahan, dll. Jika kamu hanya membaca kata "I LOVE YOU", mungkin kamu akan bingung maksud dan tujuan penyampaiannya seperti apa, namun dallam sebuah film, kamu akan mengerti BAGAIMANA menyampaikan dan juga menerima sebuah pesan sesuai dengan situasi dan kondisinya. 


Nah, bagaimana menurut kamu? Menonton film berbahasa Inggris bisa jadi salah satu cara yang menyenangkan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggrismu, bukan? Jika artikel ini BERMANFAAT untuk kamu, jangan lupa share artikel ini ke sahabat atau keluarga kamu yang sama-sama sedang mencari cara menyenangkan untuk tingkatkan kemampuan bahasa Inggris yaa! Stay tuned di aditriasmara.com untuk dapatkan tips bahasa Inggris menarik lainnya! ^.^

Monday, March 14, 2016

Hari Gini Masih Minder? Gak Jaman! 7 Cara Sederhana Ini Akan Bikin Kamu Hilangkan Rasa Minder!


Banyak pendapat yang menyatakan bahwa cara seseorang menghargai dirinya sendiri menjadi salah satu faktor kunci kesuksesan seseorang dalam kehidupannya di dunia. Kamu setuju?

Masalahnya, tidak sedikit orang yang memandang dirinya sendiri rendah alias MINDER, entah karena alasan fisik, psikis, ataupun hal-hal yang lainnya. Kemudian orang-orang tersebut mulai mencari Cara Atasi Minder melalui konsultasi dengan psikolog, membaca buku, menonton video, dan lain sebagainya. 

Nah, artikel ini akan memberi sedikit tambahan referensi bagi kamu, pembaca setia aditriasmara.com, untuk menerapkan Cara Atasi Minder dengan mudah, yaitu dengan menaikkan penghargaan diri. Namun sebelumnya, ada baiknya kita pahami dulu apa itu 'Harga Diri' (Self-Esteem). 


Sederhananya, harga diri adalah cara pandang seseorang dalam menilai dirinya sendiri secara keseluruhan. Penghargaan terhadap diri kita pribadi biasanya bersifat stabil dan bertahan lama. Penghargaan diri yang rendah bisa membuat seseorang depresi, sedangkan penghargaan diri yang terlalu tinggi juga tidak jarang justru merusak hubungan kita dengan orang lain. 

Lalu, bagaimana denganmu? Apa kamu termasuk orang yang memiliki self-esteem yang tinggi? Atau kamu termasuk orang yang minder atau memandang rendah dirimu?

Jika kamu merasa sering menanggap dirimu rendah, tak layak, minder dan tak berdaya, cobalah cara-cara sederhana yang pernah dimuat di blog pengembangan diri livestrong.com ini untuk tingkatkan penghargaan dirimu:

1. Lakukan Sesuatu yang Bermanfaat


Sebagian besar dari kita mungkin sadar bahwa kita memiliki cukup banyak hal untuk dikerjakan, namun sayangnya terkadang kita lebih memilih untuk menunda pekerjaan tersebut dengan alasan 'Mager' alias Males Gerak. Giatlah dalam melakukan sebuah pekerjaan. Produktiflah! Sebuah penelitian menyatakan bahwa kepuasan yang muncul setelah menyelesaikan sebuah pekerjaan yang bermanfaat secara tidak langsung akan meningkatkan penghargaan diri kita terhadap diri sendiri.   

2. Pelajari Hal-Hal Baru


TeensHealth website pernah menyatakan bahwa jika kita menemukan sebuah aktifitas baru yang menyenangkan dan mampu membuat kita bahagia serta 'bersinar' dengan talenta kita, maka akan muncul sebuah kebanggan positif disana, yang tentu saja baik untuk sebuah penghargaan diri. Cobalah hal-hal baru. Yang jelas, menaklukkan sebuah tantangan-tantangan baru akan membuat kamu semakin menghargai dirimu. Asyik kan? ^.^  

3. Berolahraga-lah!


Meski kadang membuat kita lelah, namun aktifitas olahraga membuat badan kita menjadi lebih bugar dari sebelumnya bahkan mampu memningkatkan mood kita. Tak perlu melakukan olahraga-olahraga berat jika memang waktu dan situasinya tidak memungkinkan. Jalan kaki atau naik turun tangga juga bisa membuatmu merasa segar dadn berenergi untuk beraktifitas dengan pikiran dan hati positif.   

4. Terapkan Positive "Self-Talk"


Baik kita sadari atau tidak, kita sering melakukan self-talk atau pembicaraan dengan diri sendiri, seperti misalnya, "Duh aku kayaknya ga bisa deh", "Mmm..aku sungguh bodoh", "Mungkin aku harus mundur dari persaingan itu..", dan lain sebagainya, Self-talk sangatlah berpengaruh pada cara pandang kita terhadap diri kita. Semakin kita menganggap diri kita rendah, semakin buruk juga penghargaan diri kita sehingga kita akan merasa sedih, atau mungkin depresi. Mulailah menerapkan positive self-talk seperti misalnya, "Ah, aku yakin aku pasti bisa!", "Ini adalah kesempatan emasku! Aku akan berjuang!", dlll. untuk membantu kita tingkatkan self-esteem. 

5. Go Outside!


The Journal of Enviromental Science and Technology pernah mengungkapkan bahwa hanya dengan melakukan 5 menit aktifitas outdoor atau luar ruangan, seseorang akan mampu meningkatkan penghargaan terhadap dirinya. Beberapa aktifitas outdoor seperti yang kita tahu sangat menyenangkan seperti misalnya jalan-jalan di sekitar taman, bersepeda, berenang, dan lain-lain.

6. Rendahkan Ekspektasimu


"Progression is always better than perfection." Dalam melakukan satu dan lain hal, kadang kita memiliki pengharapan atau ekspekstasi yang tingga. Kita ingin semuanya selesai dengan sempurna. Namun ketika pengharapan itu tidak tercapai, kesempurnaan itu sirna, justru kita kerap kecewa. Contoh, saat kamu mengerjakan tugas tertulis, banggalah kepada dirimu yang mampu menyelesaikannya secara on time. Jika pimpinan kamu meminta koreksi dalam beberapa bagian, jangan anggap diri kamu gagal. Anggaplah itu menjadi sebuah kesempatan agar kamu bisa berkembangan dan mengerjakan tugas serupa dengan lebih baik lagi di lain waktu.  

7. Tentukan Tujuan


Layaknya sebuah pesawat yang lepas landas, seseorang dalam hidup ini diharapkan memiliki tujuan. Bayangkan jika ada pesawat yang lepas landas tanpa memiliki tujuan. Ia akan kehabisan bahan bakar, hingga akhirnya terjatuh dan meledak. Tentukan tujuan dalam hidup kita. Tak perlu tujuan-tujuan besar. Susunlah tujuan-tujuan sedang yang mampu memacu dan memberi kita semangat dalam mencapainya. Saat kita mulai mencapaii tujuan-tujuan tersebut, biasanya kita akan merasa lega dan bahagia. Di saat itulah penghargaan diri kita akan terus meningkat. 


Ya, itulah 7 Cara Atasi Minder dengan menaikkan penghargaan diri yang bisa mulai kamu terapkan sekarang juga. Tidak dibutuhkan modal yang banyak ataupun mahal untuk melakukan hal-hal tersebut Hanya dibutuhkan kegigihan serta kebulatan tekad yang kuat untuk terus berkomitmen melakukan hal-hal positif dalam rangka tingkatkan penghargaan diri. 

So, bagaimana tanggapan kamu? Apa kamu setuju dengan cara-cara di atas, atau kamu memiliki cara-cara tersendiri yang belum disebutkan dalam artikel ini? Tinggalkan KOMENTAR dan SHARE artikel ini jika memang bermanfaat untukmu. Sampai jumpa di artikel berikutnya! ^.^ 

Thursday, March 10, 2016

Ini Dia Asyiknya Belajar Bahasa Inggris Melalui Cerita Fantasy!


Apakah kamu pernah membaca novel Harry Potter? Menonton film Percy Jackson? atau bahkan saaat kecil dulu mengidolakan kisah cerita Mickey Mouse yang lucu nan menggemaskan? 

Jika jawaban dari ketiga pertanyaan saya tersebut adalah YA, maka bisa jadi kamu memiliki sebuah kesamaan dengan saya yaitu menyukai kisah cerita fantasy!

Hallo sahabat pembaca aditriasmara.com sekalian! Senang sekali rasanya bisa kembali berbagi melalui media blog ini. Nah, pada kesempatan kali ini, saya ingin sedikit membahas mengenai FANTASY STORY.

Mungkin saat mendengar atau membaca kata "Fantasy Story", pikiran kamu langsung terbayang pada sapu terbang, penyihir, naga, ksatria, peri, atau hal-hal yang bisa jadi saat dinalar dengan logika akan sangat tidak masuk akal. Kamu benar sekali! Fantasy Story pada dasarnya merupakan satu genre fiksi yang di dalamnya terdapat unsur magis non-sense sebagai element alur cerita, tema, atau bahkan setting cerita.


Lalu, apa kaitan "Fantasy Story" dengan usaha kita dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris?

Sederhana sekali. Jawabannya adalah, ada begitu banyak kisah-kisah fantasi dunia yang melegenda yang dihangtarkan dalam bahasa Inggris, mulai dari cerita tradisional seperti Hansel and Gretel, Peter Pan, Beauty and the Beast, hingga cerita fantasi modern yang sangat digandrungi banyak orang dari segala usia seperti misalnya The Avengers, Harry Potter, Lord of the Rings, atau mungkin Star Wars! 


Secara umum, bentuk fantasy story sendiri dibagi menjadi 4, yaitu Fairytales, Science Fiction, Myths/Legends, dan Folktales/Fables

Membaca cerita-cerita fantasy berbahasa Inggris secara tidak langsung akan membuat kamu mengembangkan kemampuan bahasa Inggris kamu secara berkala. Kata-kata atau vocabulary yang ada di dalamnya, narasi per narasi yang tersusun dengan pola gramatikal yang benar, serta kalimat-kalimat yang muncul pada percakapan di dalam tulisan atau dialog setiap karakter juga akan membantu memperkaya pengetahuan dan kemampuan bahasa Inggris kita. Contohnya seperti ini:

- - - - - & - - - - -

Once upon a time, all animals in the jungle were given orders by the lion for preparing a war. "Elephant, you’re the largest, you’ll transport the guns and all the supplies. You, monkey, are nimble and good at climbing trees, will act as a lookout and spy the enemy’s movements from above. Bear, you’re strong and agile, so you’ll scale the fortress walls and terrorize the enemy.”



Amongst those present were also the rabbit and the donkey. Other animals shook their heads, then one said: “Sire, don’t think the donkey will make a good soldier. They say he is easily frightened.” The lion looked at the donkey, then he remarked: “He brays louder than I can roar. He’ll stay at my side and be the trumpet that will rally the troops.”

Another one then said, “We should send that nervous rabbit home!” Again the lion stood thoughtfully for a moment, then going over to the rabbit and he said: “You always flee from your enemies, so you’ve learned that you have to be faster than the others if you’re to survive. So you’ll act as a messenger, and within seconds, all the soldiers will receive my orders.” Then, turning to the crowd, he said, “Everyone can make himself useful in a war; everyone can help the common cause at best he is able!”

- - - - - & - - - - -

Nah, kisah-kisah fantasi bisa menjadi alternatif bagi kamu yang memang cepat bosan dengan pembahasan bahasa Inggris yang itu-itu saja. Perbanyaklah bahan bacaan kisah fantasi mu. Cobalah pahami cerita-cerita atau kisah-kisah menarik itu dengan baik. Kemudian bagikanlah dengan orang-orang terdekatmu.

Setelah kamu mampu melahap cerita-cerita fantasi berbahasa Inggris itu, cobalah naikkan level kamu menjadi seorang Fantasy Story Writer, atau penulis cerita fantasy. bebaskan imajinasimu. Buat karakter-karakter fiktif yang menarik, hadirkan pembaca pada situasi tempat atau setting yang tak terlupakan, ajak pembaca terlibat dalam setiap konflik dan penyelesaian yang ada dalam cerita. 


Tak perlu pusingkan tata bahasa atau kosakata bahasa inggris yang kamu gunakan. Beranilah bereksperimen, beranilah mencoba, beranilah berbeda!

So, jika kamu merasa tertantang untuk membagikan Fantasy Story terbaikmu, langsung saja SHARE artikel ini dan tuliskan cerita terbaikmu di kolom COMMENT di bawah ini yaa! Can't wait to read your interesting fantasy stories! ^.^  

Sunday, February 21, 2016

#TipsForTeachers: Tak Perlu Bingung, Kamu Bisa Pilih 3 Susunan Tempat Duduk Ini Sesuai dengan Kebutuhanmu di Kelas!


Jika saya katakan bahwa manajemen kelas adalah salah satu dari beberapa kunci kesuksesan seorang pengajar dalam membantu siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran, saya yakin kamu yang berprofesi sebagai seorang pendidik pasti setuju, bukan? 

Nah, ada banyak sekali unsur di dalam manajemen kelas yang baiknya kita kuasai sebagai seorang pendidik, salah satunya ingin saya bahas dalam artikel kali ini yaitu mengenai 3 jenis susunan tempat duduk atau yang lebih akrab dikenal dengan SEATING ARRANGEMENT, yang bisa kita pilih dan aplikasikan sesuai dengan kebutuhan pengajaran di kelas. Nah, seperti apa pembahasannya? Simak artikel ini yuk!

Well, saya menghabiskan masa studi pendidikan formal dari jenjang SD hingga SMA, yang Alhamdulillah tidak pernah tinggal kelas..hehe., di sekolah-sekolah negeri di sebuah kota di Jawa Tengah bernama Cilacap. Seperti halnya sekolah negeri di kota-kota lainnya di negara kita tercinta, Indonesia, maka bukan rahasia lagi bahwa jumlah murid yang ada di dalam satu kelas ada kurang lebih 35 hingga 45 anak.

Saya masih ingat dengan jelas, bahwa jenis susunan tempat duduk yang digunakan saat saya menjalani pendidikan dari SD hingga SMA, bahkan di beberapa kelas di perkuliahan, adalah jenis susunan tempat duduk PERTAMA yang kita bahas dalam artikel ini, yaitu: TRADITIONAL ROWS. Kurang lebih, penampakannya seperti ini:


Wah, maaf. Kelas ini nampak terlalu bagus. Hmmm..maksud saya, penampakannya seperti yang ada pada gambar di bawah ini yaa..hehehe..


Ya, posisi duduk seperti inilah yang diterapkan di sekolah saya dulu. Bahkan bertahun-tahun kemudian, setelah perubahan di berbagai aspek kehidupan seperti teknologi, gaya hidup, cara berkomunikasi, susunan tempat duduk ini masih sering digunakan, tak hanya di Indonesia tapi juga di berbagai negara di seluruh dunia. Nah, mari kita coba ulas secara singkat plus-minus TRADITIONAL ROWS seating arrangement.

Susunan tempat duduk seperti ini membuat pola pembelajaran berfokus kepada guru dimana biasanya, interaksi antar siswa terbatas sekali. Bahkan, siswa yang duduk di barisan belakang biasanya mencari kesibukannya sendiri karena tidak terpantau oleh guru dengan baik. 

Menurut pengalaman dan observasi saya sebagai siswa dan juga kini saat saya mengajar, serta melalui beberapa referensi yang saaya baca, hal positif yang bisa kita ambil dalam susunan tempat duduk ini adalah mudah diterapkan untuk kelas besar dan juga fokus pembelajaran bisa didapatkan dengan menaruh fokus konten yang terpusat pada guru. 

Di sisi lain, terkadang susunan tempat duduk seperti ini menimbulkan efek kurang baik pada siswa dimana mereka merasa hanya sebagai "penonton", yang hanya diminta mendengarkan dan menyimak "sang tokoh utama", yaitu guru, apalagi jika sang guru tidak mampu memancing keterlibatan siswa. Bisa jadi, siswa cenderung mudah bosan. 

Nah, untuk jenis susunan tempat duduk yang kedua adalah U-SHAPE. Susunan tempat duduk inilah yang saya terapkan di kelas saya, 7 Montesquieu, di SMP Sekolah Tunas Indonesia, Tangerang. Kira-kira, seperti inilah penampakan susunan tempat duduk tersebut:


Alasan saya menerapkan susunan tempat duduk seperti ini adalah untuk pelan-pelan mempermudah pemindahan penerapan pola pembelajaran teacher-centered menjadi student-centered, dimana para siswa memiliki kontak langsung dengan guru dan juga teman satu kelasnya tanpa terhalang apapun. Namun, perlu diingat bahwa ukuran kelas dan jumlah siswa juga masuk dalam pertimbangan penggunaan susunan tempat duduk U-SHAPE ini.

Dari sisi positif nya, U-SHAPE akan membuat siswa merasa dilibatkan langsung dalam setiap pembahasan atau diskusi kelas, mereka akan merasa menjadi bagian utuh dari kelas tersebut. Guru juga akan dimudahkan dalam mengontrol kelas serta memberikan bantuan kepada mereka yang kesulitan dalam mengerjakan latihan. 

Sisi negatifnya, susunan tempat duduk ini tidak bisa diterapkan di semua kelas, terutama kelas besar. Selain itu, untuk siswa yang sedikit pemalu, terkadang mereka merasa kurang nyaman berpartisipasi dengan situasi dimana semua orang menaruh perhatian langsung padanya. That's your job to encourage them, teachers! ^.^

Susunan tempat duduk terakhir yang ingin saya bahas adalah GROUP / CLUSTER setting. Penampakan susunan tempat duduk ini adalah sebagai berikut:


Ya, kurang lebih seperti gamabr tersebut lah penampakan GROUP seating arrangement, dimana beberapa meja digabungkan dan siswa duduk melingkar membentuk group kecil yang terdiri dari 4 atau 5 orang. Susunan tempat duduk ini bisa diaplikasikan di kelas kecil dan juga besar. GROUP seating arrangement ini juga dipercaya menjadi susunan tempat duduk yang paling memudahkan penerapan konsep cooperative learning.

Keunggulannya, berbeda dengan u-shape dimana siswa berinteraksi secara menyeluruh, susunan GROUP ini membuat siswa memiliki interaksi yang lebih intens dalam group kecil sehingga mudah mengajak semua siswa untuk terlibat aktif. Guru juga bisa dengan mudah memonitor tingkah laku siswa dalam bekerja secara tim serta mampu memberikan bantuan kepada group yang mengalami kesulitan.

Kelemahannya, dalam GROUP seating arrangement, dalam beberapa tugas tertulis, seorang siswa bisa saja hanya menyalin pekerjaan teman yang lainnya sehingga tidak memiliki tanggung jawab personal dalam proses belajar. Selain itu, siswa biasanya saling menggantungkan diri pada siswa terpandai yang ada dalam group nya sehingga susah bagi guru untuk melakukan evaluasi pembelajaran individual saat proses pembelajaran berlangsung.

Nah, itulah 3 susunan tempat duduk di kelas yang bisa kamu terapkan dan evaluasi guna mendukung tercapainya tujuan serta proses pembelajaran yang menyenangkan di kelas, yaitu TRADITIONAL ROWS, U-SHAPE, dan GROUP.  Lebih jelasnya, silahkan saksikan video berikut:


Kesimpulannya, susunan tempat duduk mana yang akan diterapkan oleh seorang guru dalam kelas akan bergantung pada beberapa faktor seperti ukuran kelas, jumlah siswa, karakteristik kelas, gaya pengajaran guru, materi pembelajaran, dan lain sebagainya. Pilihlah susunan tempat duduk secara bijak karena itu bisa membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran dan secara otomatis mengantarkan siswa menuju level pembelajaran berikutnya. 

Tak ada salahnya juga mengkombinasikan ketiga susunan tempat duduk tersebut, kan? Intinya adalah bagaimana kita mampu memfasilitasi siswa untuk belajar dalam keadaan fokus dan juga happy sehingga proses pembelajaran berjalan menyenangkan. 


Ingin ngobrol asyik dengan saya? Follow akun twitter atau instagram saya di @aditriasmara, join group belajar bahasa Inggris online saya di bit.ly/bahasainggrisaja atau tinggalkan KOMENTAR di kolom di bahwa ini. Sukses selalu untuk sahabat pembaca sekalian! ^.^

Tuesday, February 16, 2016

Inilah Rahasia Membuat Slide Presentasi dengan Mudah dan Menarik via Canva.com


Mungkin ada perasaan khawatir bagi sebagian orang, bisa jadi termasuk saya dan kamu, yang menganggap bahwasannnya ketika kita ingin membuat desainn slide presentasi yang menarik, kita wajib mengusai skill desain yang bagus, kita harus memiliki sertifikat desain grafis yang valid, dan lain sebagainya. Mungkin pernyataan ini tidak 100% benar, dan juga tidak 100% salah.

Pemahaman umum seputar dunia desain seperti misalnya pengetahuan seputar warna, kontras, typography, dan lain sebagainya tentu akan memperkaya skill desain slide yang ada di dalam dirimu. Meski demikian, tidak berarti bahwa kamu, yang mungkin tidak memahami seluk beluk dunia desain namun ingin membuat tampilan desain yang menarik, tidak bisa memukau audiens dengan slide presentasi yang kamu buat.

Beragam kecanggihan teknologi tentu memudahkan kita dalam berbagai hal termasuk dalam hal dunia slide desain. Salah satu kemudahan itu datang dari Canva.com, sebuah website yang siap memanjakan kamu dengan fitur editing yang baik sehingga kamu mampu membuat desain presentasi yang ciamik! 

Saya akan sedikit berbagi pada kamu bagaimana kamu bisa melakukannya dengan mudah. Anyway, saya membuat desain slide yang saya tampilkan dibawah ini mengenai “Manfaat Madu” hanya dalam waktu kurang dari 3 menit, loh. Hehe..


So, begini langkah mudahnya.

Anda hanya perlu masuk ke Canva.com dan melakukan Sign up. Untuk memudahkanmu, kamu bisa mendaftar dengan akun Facebook-mu sehingga akun kamu bisa langsung terhubung. Jika sudah, di halaman depan website tersebut, kamu akan disajikan tampilan berikut:


Pilih saja kolom “Presentation” karena resolusi dan ukuran gambar yang ada di kategori tersebut sudah disesuakan dengan ukuran canvas slide presentasimu.  Lalu, tak lama berselang, kamu akan disuguhkan tampilan berikut ini:


Kamu bisa melihat bahwa di kolom bagian kiri, ada beberapa tombol yang bisa kamu manfaatkan. Melalui kolom UPLOADS, kamu bisa mengunggah gambar yang kamu miliki. Melalui fitur BACKGROUND, kamu bisa mengganti background dengan warna atau pola yang kamu inginkan, sedangkan fitur TEXT akan memudahkanmu meletakkan sebuah teks dalam gambar yang kamu miliki. Langsung saja masuk ke fitur LAYOUTS untuk memilih layout yang sesuai dengan tema presentasimu, dalam hal ini saya memilih layout bergambar madu.

Perlu diperhatikan bahwa layout yang disediakan ada layout berbayar dan juga layout free. Untuk memudahkanmu, gunakan saja layout yang FREE alias tanpa bayar. 

Setelah kamu memilih LAYOUT yang kamu inginkan, maka klik pada layout yang kamu maksud tersebut, maka secara otomatis canvas besar yang ada di kolom kanan akan menunjukkan layout yang kamu pilih. Bagaimana selanjutnya? Mudah sekali. kamu hanya perlu klik 2 kali pada teks yang tersedia dan mengedit teks tersebut sesuai dengan yang kamu inginkan. 


Kamu bisa menyesuaikan dengan jenis FONT yang kamu inginkan, ukuran, warna, bahkan hingga ke pengaturan lebih lanjut. Kemudian, jika kamu ingin menambahkan efek pada gambar utama layout, arahkan saja kursor kamu dan klik pada gambar tersebut, maka akan muncul fitur FILTER yang memungkinkan kamu untuk memberikan efek tertentu pada gambar background yang dimaksud.


Nah, jika kamu telah selesai dengan desain yang ingin kamu buat, selanjutnya kamu hanya perlu menyimpan gambar tersebut dengan cara mendownload nya. Di bagian atas kanan, tekan tombol DOWNLOAD. Kamu bebas apakah kamu akan menyimpan file tersebut dalam bentuk .JPEG atau .PNG. 


Setelah gambar tersebut terdownload dengan baik, kamu hanya perlu memasukkannya dalam software PowerPoint yang kamu miliki. Insert Picture, sesuaikan ukurannya menjadi full size dalam slide presentasi kamu, dan tadaaaaa..selesai! Bagaimana? Cukup mudah, ‘kan? Selamat mencoba membuat desain yang menarik dan memanjakan mata audiens! 

Ingin ngobrol lebih lanjut dengan saya? Follow saja Twitter dan Instagram saya di @aditriasmara atau tinggalkan pesan kamu di kolom KOMENTAR yang ada di bawah ini yaa. Jangan lupa SHARE artikel ini jika bermanfaat untuk kamu. Have a nice day, fellas! ^.^ 

Wednesday, February 10, 2016

Pentingnya Memiliki Komunitas Belajar Bahasa Inggris yang Tepat


Hallo, sahabat pembaca sekalian! Terimakasih telah kembali berkunjung ke aditriasmara.com. Senang sekali rasanya bisa kembali berbagi dalam artikel singkat yang mudah-mudahan menghadirkan pembelajaran untuk kita semua ini.

Well, pada dasarnya saya hanya ingin menceritakan apa yang saya lalui di sekolah tempat saya mengajar hari ini, tepatnya terkait dengan Learning Community, atau Komunitas Belajar.

Seusai jam pelajaran reguler hari ini selesai, tepatnya pada jam 14.20 WIB, saya masih harus mengajar beberapa anak untuk memberikan jam tambahan belajar bahasa Inggris. Tujuan dari kelas tambahan ini tentunya menambah skill sekaligus kepercayaan diri siswa untuk menggunakan bahasa Inggris secara aktif. Hari ini ada 6 siswa yang terlibat dalam pembelajaran tersebut. Mereka adalah Khesa, Zaky, Dadi, Haadi, Aldi, dan juga Jennifer.

Senang sekali rasanya saat berbagi pengetahuan dengan mereka, anak-anak yang di atas kertas kemampuannya masih di kisaran "rata-rata", namun semangat dan antusiasme mereka sangatlah besar untuk terus belajar dan mencoba.

Satu hal yang saya amati. Secara tidak langsung, mereka ber-6 membentuk sebuah komunitas belajar bahasa Inggris yang sangat supportive. Kemampuan mereka kurang lebih sama, semangat dan keterlibatan mereka dalam diskusi pun sama. Bahkan tentu saja, tujuan belajar mereka sama: menambah kemampuan bahasa Inggris aktif.


Saya kemudian berpikir, mencoba menganalisa, dan akhirnya mengambil sebuah pembelajaran, bahwa komunitas belajar yang baik akan membantu tercapainya tujuan pembelajaran dengan lebih cepat dan optimal. 

Sama halnya saat misalnya kamu ingin mempercepat dan mempermudah proses pembelajaran bahasa Inggris kamu. Saya sarankan agar kamu membentuk sebuah komunitas belajar dimana di dalamnya setiap individu memiliki kepedulian yang tinggi pada individu-individu yang lainnya, proses mencari tahu yang aktif dan produktif, serta lingkungan belajar yang supportive. 

Temukan dan kumpulkan teman-teman yang memiliki satu visi, satu tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kemapuan bahasa Inggris. Setelah itu, tentukan jadwal serta target-target belajar yang diraih, bangun suasana belajar yang menyenangkan, dan nikmati prosesnya. Menyenangkan sekali bukan? Saya yakin komunitas belajar yang memiliki tujuan dan target yang jelas akan menghadirkan kenyamanan di dalamnya. ^.^

Menyadari pentingnya komunitas belajar, saya juga membentuk komunitas belajar bahasa Inggris secara online atau virtual disini: "Belajar Bahasa Inggris via aditriasmara.com". Dengan platform atau media belajar berupa Facebook group, saya mencoba mengumpulkan dan mengundang teman-teman yang memiliki ketertarikan dan keinginan yang sama, yaitu mengembangkan kemampuan bahasa Inggris.


Dengan membentuk komunitas belajar virtual ini, harapan saya adalah membantu mempercepat dan mempermudah proses pembelajaran para member yang ada di dalamnya dimana mereka bisa belajar dari info yang ada di group sekaligus menemukan orang-orang yang memiliki satu visi dengan mereka dalam kaitannya dengan pembelajaran bahasa Inggris. 

Nah, jika kamu ingin bergabung ke komunitas belajar virtual yang saya kelola, silahkan langsung saja klik DISINI. Dengan senang hati saya akan mengajak kamu untuk menyerap info dan pengetahuan yang tersedia, berbagi ilmu yang kamu punya, mengajukan pertanyaan seputar bahasa Inggris, serta terhubung langsung dengan teman-teman lain yang memiliki impian sama: Mempercepat dan mempermudah proses belajar bahasa Inggris. 

Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 1000 orang yang tergabung sebagai member, loh! So, tunggu apa lagi? Gabung dengan komunitas belajar bahasa Inggris virtual DISINI yuk!

Tuesday, February 9, 2016

#GrammarGuide: Simple Present Tense (Part 1)


Saya memang menggarisbawahi bahwasannya grammar atau aturan tata bahasa Inggris bukanlah harga mati untuk kamu jika kamu ingin lancar dalam berbahasa Inggris. Nyatanya, dalam berkomunikasi dengan orang asing, kadang grammar justru tidak terlalu diperhatikan dengan seutuhnya. 

Meski demikian, dalam bahasa tertulis atau written English, terutama dalam menggunakan bahasa yang formal, kemampuan grammar tidak bisa kita kesampingkan. 

Nah, dalam group bahasa Inggris yang saya miliki disini >> http://bit.ly/bahasainggrisaja << saya sempat mendapatkan pertanyaan dari salah satu member Belajar Bahasa Inggris via aditriasmara.com, Naufal Rasyid, tentang tenses dalam bahasa Inggris. Dalam artikel ini, ijinkan saya berbagi tentang penggunaan SIMPLE PRESENT TENSE

Sederhananya, simple present tense digunakan untuk: 

  • Mengungkapkan hal yang biasa dilakukan atau diulang dalam periode waktu kini (present), bukan yang sudah berlalu (past), atau yang akan datang (future).
    Contoh:
    a) I take the bus to the office. (Saya naik bus untuk pergi ke kantor.)
    b) The train to Bandung leaves every two hours. (Kereta tujuan Bandung pergi setiap dua jam sekali.)
    c) Budi sleeps eight hours every night. (Budi tidur selama 8 jam setiap malam.)
  • Memberikan instruksi atau larangan. 
    Contoh:
    a) Sit on your own chair, please! (Tolong duduk di kursimu masing-masing!)
    b) You go to the corner of the room, then you put the chair over there. (Pergi ke sudut ruangan, lalu kamu letakkan kursinya disana.)
    c) Do not repeat that mistake again or you'll get fired! Okay? (Jangan ulangi kesalahan itu lagi atau kamu akan saya pecat! Paham?)

  • Mengungkapkan kebiasaan (habits) sehari-hari. 
    Contoh:
    a) I get up at 5 o'clock every morning. (Saya bangun jam 5 setiap pagi.)
    b) Ani brushes her teeth twice a day. (Ani menggosok giginya dua kali sehari.)
    c) They travel to their hometown every six months. (Mereka pergi ke kampung halamannya setiap enam bulan sekali.)
  • Menyampaikan hal-hal yang selalu benar (kebenaran umum).
    Contoh:
    a) It rains a lot in winter. (Selalu turun hujan deras saat musim dingin.)
    b) The President of Indonesia lives in Istana Negara. (Presiden Indonesia tinggal di Istana Negara.)
    c) They speak English at school. (Mereka berbicara menggunakan bahasa Inggris saat di sekolah.)
Sahabat pembaca sekalian, itulah empat Penggunaan Simple Present Tense dalam konsep bahasa Inggris yang kita pelajari seahari hari. Sedangkan, untuk membentuk pola simple present tense, kamu bisa melihat gambar berikut yang saya dapatkan dari url ini


Itulah sedikit pembahasan mengenai Penggunaan Simple Present Tense dalam artikel ini. Saya akan membahasnya secara lebih mendalam di artikel seri selanjutnya. Kalau kamu masih mengalami kebingungan atau kesulitan, jangan ragu untuk tinggalkan pesan kamu di kolom KOMENTAR di bawah ini. 

Simak terus aditriasmara.com atau gabung di group belajar bahasa Inggris saya DISINI untuk dapatkan informasi belajar bahasa Inggris yang mudah, asyik, dan menyenangkan yaa!

Sunday, February 7, 2016

Punya Haters? Tenang Saja, Itu Bukan Salahmu! Mungkin Hal-Hal Ini adalah Penyebabnya!


"Whoever is trying to bring you down is already below you."

Seberapapun bahagianya hidup kita, sebagaimana idahnya hari-hari yang kita jalani, sesukses apapun kehidupan karir atau studi kita, selalu saja ada orang yang membenci kita, atau yang lebih akrab kita kenal dengan sebutan HATERS. Banyak orang yang cenderung merasa tertekan saat mereka menghadapi haters, dan juga sebaliknya, tidak sedikit juga orang yang justru termotivasi saat haters mencoba "mengguncang" kehidupan mereka. 

Bagaimana dengan kamu? ^.^

Well, memiliki haters tentunya bukan menjadi kesalahan kita, namun bijak agaknya jika kita memahami apa yang kiranya membuat orang lain menjadi haters kita. Dan terlepas dari apakah kita merasa tertekan atau merasa termotivasi dengan adanya haters, sebenarnya ada beberapa aspek yang bisa membuat orang lain menjadi haters kita seperti halnya yang tertuang dalam url ini.  

Hidupmu Menarik, Kawan!


"Haters tidak benar-benar membencimu, mereka membenci diri mereka sendiri; karena dirimu adalah refleksi dari apa yang mereka inginkan. They want to be you." (Yaira N). Para pembenci, atau kita sebut haters, lebih memilih menjadi penonton daripada terlibat langsung dalam kehidupan keseharian. Faktanya, mereka menginginkan kesuksesan yang sama akan kesuksesan yang ada pada dirimu. Melihat dirimu membuat capaian yang tak bisa mereka dapatkan akan membuat tidak nyaman, jadi mereka menjadikanmu target untuk menyamarkan kekurangan mereka.

Cara Berpikirmu Berbeda


Mungkin kamu adalah seorang pribadi yang gemar berpikir kreatif dan berbeda dari yang lain untuk menemukan solusi dari permasalahan yang kamu hadapi. Faktanya, sebagian orang merasa tidak nyaman dengan cara-cara yang "tidak biasa" tersebut, dan menginginkan sesuatu yang sesuai dengan norma atau kebiasaan yang ada. Berpikir "out of the box" dan melakukan hal yang luar biasa tentu akan mendatangkan pandangan negatif dari mereka yang melihat hal itu sebagai sesuatu yang aneh dan tidak biasa, bahkan mungkin tidak bisa mereka lakukan.

Kamu Pribadi yang Kuat


Kamu adalah pribadi yang kuat, pantang menyerah, dan seseorang yang suka mengambil resiko. Kamu bukan orang yang menunggu perintah, namun kamu adalah seseorang yang gemar menyuarakan inisiatif. Kamu tidak menginginkan hidup yang biasa-biasa saja, kamu ingin mencapai tujuan besar, mendapatkan apa yang memang pantas kamu dapatkan. Disinilah para haters biasanya menganggap kamu sebagai orang yang aneh dengan impian tak masuk akal. Mereka akan mencoba menarikmu ke bawah, menyetarakan dengan kehidupan mereka yang biasa-biasa saja.

Mereka Butuh Perhatian


Sederhana: Kamu melakukan hal-hal yang membuat orang lain menyukaimu. Kamu dicintai oleh banyak orang. Bagi para haters, ini adalah saat yang tepat untuk mendapatkan ketenaran yang sama dengan 'menyerangmu'. Bagi haters, mengkritikmu - yang pada dasarnya sedang melakukan hal yang luar biasa - akan membuat diri mereka mendapatkan perhatian dari orang lain juga, yaitu memang sesuatu yang mereka inginkan.

Karena Kehidupan Mereka Tak Seindah Hidupmu!


Tak perlu penjelasan panjang lebar. Ya, para haters akan membeci kita karena sebuah alasan yang sederhana: Hidupmu jauh lebih menyenangkan daripada kehidupan mereka.


Kesimpulannya, ketika kita menyadari bahwa tidak baik untuk selalu melihat seseorang dari sisi negatif atau menjadi seorang hater, kita juga agaknya menyadari bahwa kehadiran para haters dalam hidup kita pun akan membantu kita. Dalam hal apa? Ya, kehadiran para haters membuat kita menyadari bahwa kita memiliki sesuatu yang lebih, kita sedang berada di jalur kesuksesan yang tepat.

Haters tidak seharusnya menghentikan kita dalam melakukan hal-hal yang benar, hal-hal yang positif. Sebaliknya, haters justru bisa kita jadikan motivasi tambahan untuk terus melakukan yang terbaik, dan mendapatkan kehidupan yang kita inginkan.

Bagaimana menurut kamu? Apa kamu setuju? ^.^
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com