Adi Triasmara

Adi Triasmara

Monday, September 28, 2015

Memulai Karir Setelah Kuliah (Part II - Finished)

Saya tahu mungkin kamu sudah tidak sabar membaca kelanjutan artikel tentang bagaimana memulai karir setelah kuliah. Benar demikian? ^.^

Pada seri pertama artikel ini, kita telah melihat sebuah contoh real bahwa sesuatu yang kita sukai pada dasarnya berpotensi menjadi sumber penghidupan bagi kita. Kita bisa sama-sama belajar dari seorang Kenny "KartuPos" Santana yang hidup dari hobi travelling dan blogging nya. Nah, seperti yang sudah saya sampaikan di seri pertama artikel ini bahwa saya masih memiliki dua tips lagi bagaimana memulai karir pasca kuliah, tentu tanpa perlu berlama-lama lagi saya akan membagikan kedua tips tersebut. Ini dia!

2. Mulai dengan yang Sesuai Kapasitas

“Mas, saya suka akan suatu hal tapi saya bingung harus dibawa kemana hobi saya itu agar bisa menghasilkan dan menghidupi saya agar menjadi pribadi yang mandiri. Bagaimana dong?” Nah, untuk kasus yang satu ini, cobalah melakukan sesuatu yang sesuai dengan kapasitas kemampuan dan pengetahuanmu. Katakanlah kamu seorang sarjana (S1) lulusan Teknik Informatika yang “terjebak” dan sama sekali tidak suka dengan dunia perkuliahanmu, mungkin kamu lebih enjoy di musik. Namun ketika kamu bingung bagaimana mengembangkan kehidupan musikmu tersebut, tidak ada salahnya kamu memulai karir di bidang yang berkaitan dengan dunia TI. 


Mengapa demikian? Saya yakin meski kamu tidak suka dunia tersebut, kamu memiliki pengetahuan yang cukup baik dengan asumsi kamu telah fokus di dunia TI dalam kurun waktu minimal 4 tahun. Pengetahuan akan bidang yang kamu geluti nantinya akan membantu kamu untuk mengurangi perasaan tertekan dalam berkarir karena kamu tahu apa yang harus kamu lakukan. 

3. Mulai dengan yang Sebuah Peluang

“Lalu apa yang harus saya lakukan kalau hobi saya belum bisa membawa penghidupan yang baik bagi diri saya dan saya pun tidak mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kapasitas saya karena minimnya pengalaman kerja yang saya miliki?” Wah, nampak sedikit rumit yaa. Hehehe.. Tenang, kamu bisa mulai dengan yang satu ini: PELUANG. Sebagai seorang fresh graduate, kadang ada banyak tawaran pekerjaan yang pada dasarnya merupakan peluang bagi kita jika kita menyadarinya. Tidak bisa dipungkiri lagi jika dunia professional berbeda dengan dunia perkuliahan, dari segi komunikasi, etos kerja, menjalin hubungan professional, dan lain sebagainya. Peluang kerja yang ada di depan mata bisa kamu manfaatkan sebagai media belajar masuk ke dunia professional. Namun perlu diingat juga bahwa kamu juga diharapkan bijak memilih peluang, jangan asal ambil peluang. Pastikan peluang yang kamu ambil adalah peluang yang membuka kesempatan kamu untuk belajar dan menggunakan pengetahuan yang sudah kamu miliki sebelumnya. Jika kamu tidak mengetahui pengetahuan dasar akan sebuah pekerjaan (peluang) tersebut namun ada seseorang yang bisa membantu dan membimbingmu, tidak ada salahnya juga mencoba. Justru dengan mencoba kamu akan memiliki kemampuan serta pengetahuan yang baru yang bisa jadi akan menjadi batu pijakan kamu untuk sebuah lompatan karir yang baik ke depannya. Benar demikian?


Itulah 3 hal yang bisa saya bagikan pada kamu dalam artikel ini. Jika setelah kuliah kamu berada dalam sebuah fase kegalauan profesi, kamu bisa mulai dengan yang: 1) Kamu suka, 2) Kamu ketahui ilmunya, dan 3) Berpeluang bagimu. Meniti karir memang dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas yang baik. Kesabaran, ketekunan, kegigihan, serta doa dari orang-orang terdekat tentu tidak bisa dilepaskan dari kesuksesan kamu dalam mulai meniti karir. Nothing worth comes easy, right? Saya doakan mudah-mudahan sahabat pembaca sekalian, terutama kawan-kawan yang baru lulus kuliah, menjadi orang yang sukses dan bermanfaat bagi sekitarnya melalui KARIR PILIHANNYA masing-masing. Aamiin ^.^



0 komentar:

Post a Comment

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com